Pemerintah Perluas Program Magang Nasional untuk 100 Ribu Peserta, Anggarkan Rp 1,4 Triliun

Pemerintah Perluas Program Magang Nasional untuk 100 Ribu Peserta, Anggarkan Rp 1,4 Triliun
PROGRAM MAGANG NASIONAL: Pemerintah resmi memperluas Program Magang Nasional dengan target penerima hingga 100 ribu peserta, sebagai upaya nyata membuka lebih banyak lapangan kerja bagi anak muda. (FOTO: Ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pemerintah resmi memperluas Program Magang Nasional dengan target penerima hingga 100 ribu peserta, sebagai upaya nyata membuka lebih banyak lapangan kerja bagi anak muda. Untuk mendukung program ini, anggaran sebesar Rp 1,4 triliun telah disiapkan dan akan mulai digulirkan pada November 2025.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari program tahap pertama yang diluncurkan pada 15 September lalu, di mana sebanyak 20 ribu peserta magang telah difasilitasi dengan anggaran awal Rp 198 miliar sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi 8+4+5 senilai Rp 16,2 triliun.

BACA JUGA: Undhar Wisuda 483 Lulusan, Rektor Ingatkan Jangan Cepat Berpuas Diri

Membangun Pengalaman Kerja Bagi Lulusan Baru
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan pentingnya program ini untuk menjawab tantangan klasik yang dihadapi generasi muda: persyaratan pengalaman kerja.

“Selama ini melamar pekerjaan biasanya harus punya pengalaman. Ini kan menyulitkan. Kalau pemerintah tidak hadir dengan solusi, generasi muda akan makin sulit bersaing di pasar kerja,” ujar Prasetyo dalam kunjungannya ke KCP Pos Indonesia Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, melalui program magang ini, peserta dapat memperoleh pengalaman kerja nyata dan keterampilan teknis yang menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan. Bahkan, peluang untuk direkrut langsung oleh perusahaan tempat magang sangat terbuka.

“Kalau performanya bagus, bukan tidak mungkin mereka langsung diangkat jadi pegawai tetap,” tambahnya.

BACA JUGA: UISU Terpilih sebagai PT Pilihan Penyelenggara Beasiswa SDM Sawit 2025

Sasaran Lulusan Baru, Tersedia Ribuan Posisi di 1.666 Perusahaan
Program ini ditujukan khusus untuk lulusan diploma atau sarjana yang baru menyelesaikan pendidikan maksimal satu tahun sebelumnya. Peserta akan menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja yang sepenuhnya ditanggung pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 1.666 perusahaan yang terdaftar, menawarkan 26.181 posisi magang dengan jumlah pelamar mencapai 156.159 orang.

“Program ini sedang berjalan. Beberapa perusahaan dan rektor dari UI, UNJ, Universitas Pancasila, serta kampus lainnya ikut berperan aktif,” ujar Airlangga.

BACA JUGA: Pemprov Sumut Apresiasi Konsistensi Kontribusi USU di Usia ke-73 Tahun

Presiden Prabowo Dorong Penempatan Lulusan di Sektor Strategis
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan SDM unggul, Presiden Prabowo Subianto turut menginstruksikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan 2.000 talenta muda agar siap bekerja di sektor-sektor strategis nasional, termasuk BUMN dan perusahaan swasta besar.

Program Magang Nasional ini diharapkan menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta menjadi solusi konkret terhadap tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan baru. (KSC)

Pos terkait