Pelaku Curanmor Terekam CCTV Ditembak Polisi saat Melawan, Ditangkap di Medan Helvetia

Pelaku Curanmor Terekam CCTV Ditembak Polisi saat Melawan, Ditangkap di Medan Helvetia
Pelaku berinisial Wira Satria Nasution (25) terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur karena melakukan perlawanan saat akan diamankan. (foto/ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terekam kamera CCTV berujung penangkapan oleh Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia. Pelaku berinisial Wira Satria Nasution (25) terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur karena melakukan perlawanan saat akan diamankan.

Pelaku merupakan warga Jalan Penampungan II, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia. Penangkapan dilakukan di Jalan Setia Luhur, setelah polisi menindaklanjuti laporan korban bernama Fajar Tri Anjasmoro.

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia, AKP Budiman Simanjuntak, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat rekaman CCTV yang merekam jelas aksi pelaku saat mencuri sepeda motor milik korban di pelataran parkir masjid dekat rumah korban.

BACA JUGA: “Rayap Besi” Medan Ditembak Polisi Usai Curi Pagar, Aksinya Viral di Medsos

“Tersangka berhasil ditangkap di Jalan Setia Luhur. Aksi pencurian terekam CCTV dan menjadi petunjuk penting bagi petugas,” ujar AKP Budiman, Selasa (30/12/2025).

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor hasil curian, dompet, serta kunci letter T yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi kejahatan.

“Pelaku bersama barang bukti telah kami tahan di Mapolsek Medan Helvetia untuk proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.

BACA JUGA: Residivis Curanmor Ditembak Polisi Saat Pengembangan Kasus

Bacaan Lainnya

Atas perbuatannya, Wira Satria Nasution dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan serta segera melapor jika mengalami atau mengetahui tindak kejahatan, guna mempercepat penanganan oleh aparat. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait