Patria Lima, Grup Vokal Pop Islami Asal Bandung yang Konsisten Tebar Pesan Kedamaian dan Cinta

Patria Lima, Grup Vokal Pop Islami Asal Bandung yang Konsisten Tebar Pesan Kedamaian dan Cinta
Nama Patria Lima menjadi salah satu grup vokal pop Islami yang memiliki warna musik khas dengan harmonisasi vokal kuat dan lirik penuh pesan moral.

KLIKSUMUT.COM – Nama Patria Lima menjadi salah satu grup vokal pop Islami yang memiliki warna musik khas dengan harmonisasi vokal kuat dan lirik penuh pesan moral. Grup ini merupakan bagian dari Sanggar Patria atau Pangayoman Artis Parahiangan Bandung yang telah berdiri sejak tahun 1973.

Didirikan oleh H. Rahmatullah Ading Affandie (RAF), Sanggar Patria awalnya dikenal sebagai wadah pembinaan seni dan budaya bernuansa religius. Seiring perkembangan zaman dan regenerasi anggota, lahirlah Patria Lima yang membawa konsep musik pop Islami dengan sentuhan harmonisasi vokal modern namun tetap sarat nilai spiritual.

Patria Lima beranggotakan Puri sebagai mezzo sopran, Via sebagai sopran, Dhila sebagai alto, Gege sebagai tenor serta Wawan di posisi bariton dan bas. Pada penghujung tahun 2004, grup ini semakin kuat dengan bergabungnya Alisha untuk mempertebal karakter vokal alto.

Perjalanan Patria Lima di industri musik Indonesia mulai mendapat perhatian ketika mereka merilis album bertajuk Doa pada tahun 2003. Album tersebut menjadi langkah awal grup asal Bandung ini dalam memperkenalkan musik pop Islami dengan nuansa harmonisasi vokal yang lembut dan menenangkan.

BACA JUGA: Letto: Band Asal Yogyakarta yang Melahirkan Lagu-Lagu Ikonik Indonesia

Kehadiran Patria Lima memberi warna berbeda di tengah perkembangan musik religi Indonesia kala itu. Mereka tidak hanya menyajikan lagu bernuansa dakwah, tetapi juga menghadirkan pesan universal tentang kehidupan, cinta, kedamaian dan toleransi.

Memasuki Ramadhan 1426 Hijriah atau Oktober 2005, Patria Lima kembali meluncurkan album pop Islami kedua bertajuk Karena Cinta. Album tersebut berisi 10 lagu dengan tema besar tentang cinta universal dan kedamaian hidup di tengah masyarakat yang plural.

Lagu unggulan dalam album ini adalah “Doaku”, karya almarhum Harry Roesli bersama RAF yang diaransemen ulang dengan nuansa khas Patria Lima. Aransemen baru tersebut menghadirkan sentuhan pop Islami yang lebih segar namun tetap mempertahankan kekuatan pesan spiritualnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Patria Lima juga memasukkan karya ciptaan mereka sendiri seperti “Pusakaku” dan “Karena Cinta”. Kedua lagu tersebut mengangkat nilai moral tentang pentingnya hidup damai, menghargai perbedaan dan menumbuhkan kasih sayang antarsesama.

BACA JUGA: Base Jam: Perjalanan Panjang Band Pop Rock Legendaris Indonesia Sejak 1994

Patria Lima dikenal bukan sekadar grup vokal religi biasa. Mereka menghadirkan musik yang menyentuh sisi emosional pendengar dengan harmoni vokal yang kuat serta lirik yang sarat makna kehidupan.

Di tengah perkembangan musik modern, Patria Lima tetap konsisten membawa pesan Islami yang sejuk, humanis dan relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Dengan perjalanan panjang sejak awal 2000-an, Patria Lima menjadi salah satu grup vokal pop Islami asal Bandung yang meninggalkan warna tersendiri dalam industri musik religi Tanah Air. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait