Mendagri Tito : Pemilu Titik Penting Demokrasi

“Kesiapan dari Pemerintah untuk mendukung, terutama sarana prasarana, anggaran dan lain-lain, contoh tahun depan kita menghadapi 270 Pilkada, dari sekarang kami sudah menggenjot semua kepala daerah, karena bulan ini adalah bulan penting mereka sudah harus mengalokasikan APBD mereka dan menetapkan APBD mereka secepat mungkin, dalam APBD itu harus sudah masuk komponen untuk penyelenggaraan Pilkada,” jelas Mendagri.

Pengamanan juga menjadi aspek penting dalam mensukseskan Pemilu. Perencanaan perlu dibuat sedetail mungkin, termasuk memetakan area rawan konflik.

“Berikutnya lagi adalah unsur pengamanan, membuat perencanaan pengamanan yang baik, mampu membuat prediksi mana daerah rawan mana tidak, setelah itu mengeksekusi,” ungkap Mendagri Tito.

Masyarakat juga memiliki peranan yang penting untuk menyukseskan Pemilu maupun Pilkada. Tokoh masyarakat dan masyarakat secara umum diminta untuk tetap menjaga kondisivitas dan persatuan meski berbeda pilihan.

Baca : Pertama Kalinya dalam Sejarah, Mendagri Kunjungan Kerja ke Nias

Mendagri Tito, juga menitipkan pesan terhadap insan media sebagai salah satu pilar dalam demokrasi, untuk menjalankan jurnalisme damai dalam mewartakan berita. Tak hanya itu, netizen juga diminta untuk bijak dalam menggunakan media sosial sehingga tidak menyebarkan hoaks.

“Peran daripada media, media harus mendinginkan, apalagi sekarang diwarnai dengan media sosial yang lebih sulit dikendalikan, tiap orang bisa menjadi citizen journalist, kita tahu bagaimana ganasnya medsos dan hoaks pada Pemilu 2019, dan hoaks ini provokatif yang bisa membuat terjadinya potensi konflik, semua elemen-elemen harus bisa menjalankan peran masing-masing dengan baik, supaya berlangsung Pemilu atau Pilkada dengan baik,” kata Mendagri. (rel/cu)

Bacaan Lainnya

Pos terkait