KLIKSUMUT.COM – Industri musik Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran grup musik pendatang yang penuh semangat dan karakter kuat, yakni Ksatria Band. Band asal Lombok, Nusa Tenggara Barat ini mulai mencuri perhatian publik dengan genre khas Pop Melayu yang mereka usung.
Didirikan pada tahun 2010, Ksatria Band beranggotakan Sahid (vokal), Alex (gitar), Deky (bass), Andre (drum), dan Winky (keyboard). Mereka mengusung aliran Pop Melayu dengan sentuhan alternatif yang memberikan warna berbeda di tengah persaingan industri musik Tanah Air.
Nama “Ksatria” sendiri memiliki makna mendalam, yakni sosok pejuang yang pemberani dan pantang menyerah. Filosofi tersebut menjadi identitas sekaligus semangat bagi para personel dalam meniti karier musik dari daerah hingga ke ibu kota.
BACA JUGA: Koil: Pelopor Industrial Metal Indonesia yang Tetap Konsisten Sejak 1993
Perjalanan Ksatria Band tidak lepas dari sosok vokalisnya, Sahid, yang dikenal sebagai salah satu jebolan ajang pencarian bakat Kontes Dangdut Indonesia di MNC TV. Modal pengalaman dan popularitas tersebut menjadi langkah awal bagi band ini untuk menapaki industri musik yang lebih luas.
Dengan tekad besar, mereka memutuskan hijrah dari Lombok ke Jakarta demi mengejar mimpi. Langkah berani tersebut pun membuahkan hasil ketika mereka merilis single andalan berjudul “123, 123”.
Dalam lagu tersebut, Ksatria Band berkolaborasi dengan Gina Youbi, salah satu personel Duo Racun yang berada dalam naungan label Nagaswara. Kolaborasi ini sukses menarik perhatian publik dan menjadi debut yang kuat bagi Ksatria Band di industri musik nasional.
BACA JUGA: Koes Bersaudara: Legenda Musik Indonesia yang Tak Lekang oleh Waktu
Penampilan perdana mereka pun mendapat respons positif dari penonton, membuktikan bahwa band asal daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah nasional.
Dengan karakter musik yang khas dan semangat pantang menyerah, Ksatria Band optimistis dapat terus berkarya dan menembus pasar musik Indonesia lebih luas lagi. (KSC)
TIM REDAKSI





