Kemensos Salurkan Bantuan Rp54,57 Miliar untuk Korban Bencana di Bireuen, Pidie Jaya, dan Agam Meski Libur Nasional

Kemensos Salurkan Bantuan Rp54,57 Miliar untuk Korban Bencana di Bireuen, Pidie Jaya, dan Agam Meski Libur Nasional
Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan pascabencana dengan menyalurkan bantuan sosial senilai total Rp54.572.100.000 kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, dan Agam.

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan pascabencana dengan menyalurkan bantuan sosial senilai total Rp54.572.100.000 kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, dan Agam. Penyaluran bantuan ini tetap dilakukan meski bertepatan dengan hari libur nasional.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti, termasuk dalam situasi libur.

“Meski di hari libur, kita tetap bisa bertemu secara hybrid untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana beberapa bulan lalu,” ujarnya saat memimpin penyaluran bantuan secara daring dari kantor Kemensos di Jakarta, Jumat (3/4/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan rincian sebagai berikut:

  • Kabupaten Agam menerima total Rp11.708.250.000, terdiri dari:
    • Jaminan hidup (jadup) untuk 8.195 penerima manfaat
    • Santunan ahli waris tahap II
    • Bantuan bagi korban luka
  • Kabupaten Pidie Jaya mendapatkan Rp20.758.950.000 untuk 15.377 penerima manfaat.
  • Kabupaten Bireuen memperoleh Rp22.104.900.000 yang difokuskan pada jaminan hidup bagi 16.374 penerima manfaat.

BACA JUGA: Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

Bacaan Lainnya

“Totalnya mencapai Rp54,57 miliar, dan ke depan akan disalurkan lagi untuk bantuan isi rumah serta stimulan ekonomi,” tambah Gus Ipul.

Dalam fase tanggap darurat, Kemensos memberikan berbagai bentuk bantuan, antara lain:

  • Santunan ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp15 juta
  • Bantuan korban luka berat Rp5 juta
  • Bantuan isi rumah Rp3 juta per keluarga
  • Stimulan ekonomi Rp5 juta per keluarga
  • Jaminan hidup Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan

Data penerima bantuan berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang kemudian diverifikasi oleh pemerintah daerah, serta diperkuat oleh aparat kepolisian dan kejaksaan. Selanjutnya, data dipadankan dengan Dukcapil dan divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Hingga saat ini, sekitar 90 ribu data penerima telah diverifikasi, dengan 75 ribu di antaranya sudah disahkan dan siap menerima bantuan.

Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia melalui tiga metode:

  1. Pengambilan langsung di kantor pos
  2. Penyaluran kolektif di kantor desa/kelurahan
  3. Layanan door-to-door bagi lansia dan penyandang disabilitas

“PT Pos tetap menjalankan tugasnya meskipun hari libur. Ini sangat membantu percepatan distribusi bantuan,” kata Gus Ipul.

Pemerintah daerah menyambut baik bantuan ini. Bupati Pidie Jaya menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak bencana.

BACA JUGA: Suasana Duka Selimuti Rumah Almarhum Serka Muhammad Nur Ichwan, Pahlawan Tugas Perdamaian UNIFIL

“Bantuan yang kami terima sebelumnya mencapai sekitar Rp241,6 miliar, dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Dengan proses verifikasi yang ketat dan distribusi yang fleksibel, Kemensos menargetkan seluruh bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran dalam waktu dekat. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait