SAMOSIR | kliksumut.com – Di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di wilayah NKRI Gereja harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia dalam bidang sosial Politik dan mempersiapkannya untuk menjadi garam dan terang dunia.
“Keterlibatan dalam politik adalah panggilan, semangat dari Konsili Vatikan. Dan, gereja harus memberikan dukungan apabila ada umatnya yang duduk di jajaran Legislatif, Yudikatif dan secara khusus di dalam Eksekutif termasuk menjadi kepala daerah, ” ujar Pastor Yos Ivo Sinaga OFMCap dalam Seminar Kerasulan Awam Kabupaten Samosir yang diprakarsai oleh Forum Kerasulan Awam Kabupaten Samosir (FKKS) yang dilaksanakan belum lama ini di Pangururan.
Baca juga : Mantan Gubernur DKI Serap Aspirasi Warga Samosir
Pastor Ivo menjelaskan, keterlibatan umat Katolik bukan hanya mengikuti tahapan Pemilu. Namun, gereja harus mengambil bagian dalam menentukan kebijakan kebijakan melalui kader kader awam Katolik yang duduk di dalam pemerintahan.
Sejalan dengan itu, Sekretaris Pembina Forum Kerawam Samosir, Mangatas A. Gultom menjelaskan salah satu kader awam umat Katolik terbaik Samosir Rapidin Simbolon layak mendapat dukungan untuk kembali memimpin Kabupaten Samosir.
“Alasan harus memilih Rapidin karena sudah teruji, terbukti dan harus dilanjutkan. Mengapa, karena tujuan utamanya mereka adalah kebaikan hidup,” kata Gultom.
Sementara itu, Rapidin Simbolon berkomitmen menjadikan Samosir semakin baik dengan menjelaskan visi yang jelas dan terukur dengan terwujudnya masyarakat Samosir yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing berbasis pada pariwisata dan pertanian.
Baca juga : Poldasu Diminta Evaluasi Kinerja Polres Samosir, Kasus Kecelakaan Bisa Berubah Jadi Kasus Pembunuhan
Selanjutnya visi untuk periode kedua yakni, Samosir yang mandiri dan sejahtera berbasis pada daya saing pertanian, perekonomian rakyat dan kepariwisataan bertaraf internasional. (f.sianturi)








