KLIKSUMUT.COM | LAMPUNG – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, memastikan performa jaringan telekomunikasi di Pelabuhan Bakauheni tetap andal selama puncak arus balik Lebaran 2026. Tingkat keberhasilan layanan (success rate) tercatat mencapai 96 persen dengan kecepatan internet rata-rata 30 Mbps.
“Di Bakauheni, kecepatan rata-rata mencapai 30 Mbps dengan success rate 96 persen. Kondisinya sangat baik,” ujar Wamen Angga usai meninjau Posko Monitoring RAFI 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Jumat (27/3/2026).
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kualitas layanan telekomunikasi tetap terjaga, termasuk di titik-titik yang dipadati pemudik. Dalam kunjungan tersebut, Wamenkomdigi juga berdialog langsung dengan masyarakat guna memastikan pengalaman penggunaan jaringan selama perjalanan.
“Alhamdulillah, masyarakat yang kami temui merasa aman dan layanan komunikasi dirasakan baik selama perjalanan,” jelasnya.
Selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026, Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat sekitar 10 ribu laporan gangguan layanan. Mayoritas gangguan terjadi akibat lonjakan trafik pada jam sibuk, namun seluruhnya telah berhasil diatasi oleh operator seluler.
“Kami memantau sekitar 10 ribu laporan gangguan ke operator seluler, namun alhamdulillah semuanya sudah terselesaikan,” ungkap Angga.
Ia menambahkan, penurunan kecepatan sempat terjadi saat trafik mencapai puncak. Namun, operator telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas jaringan.
BACA JUGA: KRI Prabu Siliwangi-321 Resmi Tiba di Jakarta, Perkuat Daya Gentar TNI AL di Laut
Pemerintah melalui Balai Monitoring terus memperkuat pengawasan spektrum frekuensi di berbagai wilayah strategis. Langkah ini penting untuk memastikan tidak terjadi gangguan komunikasi, terutama yang berkaitan dengan sektor transportasi dan keselamatan.
“Balai Monitoring tidak hanya memantau kualitas telekomunikasi, tetapi juga frekuensi radio di darat, laut, dan udara agar tidak terjadi gangguan komunikasi,” imbuhnya.
Pengawasan juga mencakup pencegahan penggunaan frekuensi ilegal yang berpotensi mengganggu sistem komunikasi vital.
Sebagai bagian dari penguatan jaringan, layanan 5G kini telah tersedia di wilayah Lampung, termasuk Bakauheni. Kehadiran teknologi ini menjadi tambahan kapasitas sekaligus meningkatkan kualitas internet bagi masyarakat.
“Di Lampung, termasuk Bakauheni, saat ini sudah tersedia layanan 5G yang memberikan kualitas internet lebih cepat dan lebih baik,” jelas Wamenkomdigi.
Pemerintah mengimbau masyarakat yang masih dalam perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati dan memanfaatkan layanan komunikasi secara bijak. Jika mengalami kendala, masyarakat diminta segera melapor kepada operator terkait.
“Kami mengimbau masyarakat yang melakukan arus balik untuk tetap berhati-hati dan menggunakan layanan komunikasi dengan baik,” tuturnya.
BACA JUGA: Mensos Saifullah Yusuf Tindak 2.708 Pegawai Absen Tanpa Keterangan
Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan komitmennya untuk terus menjaga konektivitas digital masyarakat selama momen Lebaran.
“Komdigi bersama seluruh operator seluler berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat tetap terhubung dengan baik,” pungkas Angga. (KSC)
TIM REDAKSI








