Irjen Pol Whisnu Hermawan Pimpin Tes Urine Mendadak di Rapim 2026, Tegaskan Polda Sumut Zero Narkoba

Irjen Pol Whisnu Hermawan Pimpin Tes Urine Mendadak di Rapim 2026, Tegaskan Polda Sumut Zero Narkoba
Whisnu Hermawan Februanto menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian. Hal itu dibuktikan dengan memimpin langsung tes urine jajaran dalam rangkaian Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Whisnu Hermawan Februanto menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian. Hal itu dibuktikan dengan memimpin langsung tes urine jajaran dalam rangkaian Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 yang digelar di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Rabu (25/2/2026).

Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri Listyo Sigit Prabowo guna memastikan seluruh personel Polri bersih dari narkoba serta memperkuat sistem pengawasan internal di tubuh kepolisian.

Bacaan Lainnya

Tes urine tersebut diikuti Wakapolda, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, para Kapolres jajaran, Kasatker, hingga Kasat Narkoba. Kegiatan ini menjadi simbol keteladanan pimpinan dalam membangun budaya integritas dan disiplin.

“Ini bentuk keteladanan pimpinan. Dimulai dari saya, Wakapolda, hingga seluruh pejabat utama dan kapolres. Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri,” tegas Kapolda Sumut.

Kapolda menegaskan, komitmen zero pelanggaran harus diwujudkan secara konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial. Pengawasan melekat dan langkah preventif dinilai menjadi kunci utama menjaga marwah institusi.

BACA JUGA: Pemprov Sumut Pacu Pembangunan Huntara, Target Zero Pengungsi Pascabencana

Ia memastikan setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran, khususnya terkait narkoba, akan diproses sesuai ketentuan disiplin maupun hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Karena itu, penguatan integritas harus dimulai dari internal,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun dan menjaga public trust terhadap Polri, khususnya di wilayah Sumatera Utara yang memiliki tantangan kompleks dalam pemberantasan narkotika.

Selain tes urine, Rapim 2026 juga menjadi momentum konsolidasi jajaran Polda Sumatera Utara dalam meningkatkan profesionalisme serta responsivitas terhadap dinamika sosial.

Kapolda mengingatkan seluruh jajaran agar cepat melakukan klarifikasi terhadap setiap informasi yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Transparansi dan komunikasi publik dinilai penting untuk mencegah disinformasi.

BACA JUGA: DPRD Dukung Penataan Usaha Non-Halal oleh Pemko Medan

Rapim ini sekaligus menegaskan kesiapan Polda Sumut dalam mendukung serta mengamankan program kerja pemerintah tahun 2026 di Sumatera Utara, dengan tetap mengedepankan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dengan langkah preventif tersebut, Polda Sumut memastikan komitmen bersih narkoba bukan hanya pernyataan, melainkan aksi nyata yang dimulai dari pucuk pimpinan hingga seluruh jajaran. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait