Pemprov Sumut Pacu Pembangunan Huntara, Target Zero Pengungsi Pascabencana

Pemprov Sumut Pacu Pembangunan Huntara, Target Zero Pengungsi Pascabencana
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumut Basarin Yunus Tanjung dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait Perkembangan Penanganan Bencana Alam di Sumut. Kegiatan yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut ini berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Kota Medan, Rabu (25/2/2026).

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mengebut pembangunan hunian sementara (Huntara) untuk memastikan target zero pengungsi pascabencana tercapai. Saat ini, ribuan Huntara hampir rampung dan siap menampung masyarakat terdampak bencana.

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, saat ini terdapat 1.427 unit Huntara yang tengah dipercepat pembangunannya di berbagai wilayah, termasuk Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel).

“Dengan selesainya pembangunan Huntara, semua pengungsi akan tertampung di hunian sementara. Mudah-mudahan mereka bisa tinggal di Huntara saat Lebaran nanti,” ujar Basarin saat temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan.

BACA JUGA: DPRD Dukung Penataan Usaha Non-Halal oleh Pemko Medan

Beberapa titik Huntara sudah dihuni warga terdampak bencana, antara lain: Lapangan Bola Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan: 186 unit. Dusun Aek Latong, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok: 118 unit. Adiankoting: 40 unit. Asrama Haji Pinangsori: 52 unit. Lahan Balerong Pasar Tukka: 12 unit. Lahan Rusunawa Pandan: 90 unit

Bacaan Lainnya

Sementara itu, pembangunan Huntara di beberapa lokasi lainnya masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

Selain Huntara, Pemprov Sumut telah menyalurkan bantuan pengganti sewa rumah kepada 313 kepala keluarga. Bantuan ini diberikan sembari menunggu pembangunan hunian tetap rampung. Masyarakat penerima akan mendapatkan dana tambahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selama tiga bulan sebelum direlokasi ke hunian tetap.

BACA JUGA: Pj Sekdaprov Sumut Terima Laporan Kinerja KI Sumut 2025, Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Pemprov Sumut juga telah merampungkan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) dengan estimasi anggaran mencapai Rp30,5 triliun, yang akan digunakan untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi mulai 2026 hingga 2028.

Hingga saat ini, jumlah masyarakat yang masih berada di pengungsian tercatat 909 kepala keluarga atau 3.506 jiwa. Total korban meninggal dunia mencapai 376 jiwa, bertambah satu korban terbaru. Sementara itu, 40 orang masih dinyatakan hilang, meski pencarian masif telah berakhir, tim tetap akan melakukan pencarian jika ada tanda-tanda keberadaan korban.

Pemprov Sumut menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh korban terdampak bencana bisa segera menempati hunian yang layak, mengurangi penderitaan, serta memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana. (KSC)

Pos terkait