Govinda: Transformasi dari Domino hingga Jadi Ikon Pop Rock Indonesia

Govinda: Transformasi dari Domino hingga Jadi Ikon Pop Rock Indonesia
Govinda (foto/ist)

KLIKSUMUT.COM Industri musik Tanah Air kembali menyoroti perjalanan karier Govinda—grup musik yang sebelumnya dikenal dengan nama Domino. Sejak dibentuk pada 7 Oktober 2008, band asal Indonesia ini terus menunjukkan eksistensinya di ranah musik pop dan rock alternatif dengan berbagai karya yang sukses menyentuh hati penikmat musik.

Sebelum dikenal luas sebagai Govinda, band ini memulai karier dengan nama Domino. Formasi awalnya diisi oleh: Ifan Hadari (vokal), Ade Nurulianto (gitar), Yosafat Luki Marendra (bass) dan Ritchie “Jeje” Ismail (drum)

Bacaan Lainnya

Pada tahun 2009, mereka merilis album perdana bertajuk Domino, yang menjadi langkah awal perjalanan profesional mereka di industri musik Indonesia.

Menariknya, sebelum membentuk Domino, sebagian personel pernah tergabung dalam band bernama Ize, yang merupakan jebolan ajang reality show musik Dreamband di salah satu televisi swasta. Saat itu, posisi vokal diisi oleh Rizki, yang juga pernah dikenal sebagai vokalis The Titans dan Drive.

Perubahan besar terjadi ketika band ini memutuskan berganti nama menjadi Govinda. Keputusan tersebut diambil seiring perpindahan label dari Java Musikindo ke Nagaswara.

BACA JUGA: Goodnight Electric, Usung Synthpop Era 80-an dan 90-an

Nama Domino dinilai memiliki konotasi kurang baik. Demi membangun citra yang lebih positif, mereka memilih nama Govinda—yang berasal dari bahasa India dan memiliki arti “dewa kemakmuran”. Filosofi ini diharapkan membawa keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh personel.

Namun, tanpa mereka sadari, ternyata sudah ada band asal Sragen yang lebih dahulu menggunakan nama Govinda. Meski demikian, Govinda tetap melaju dan memperkuat identitasnya di industri musik nasional.

Tahun 2014 menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan band ini. Govinda harus kehilangan salah satu gitarisnya, Rizal. Meski demikian, mereka tetap produktif dan terus berkarya.

Bersama label baru, MyMusic Records, Govinda merilis sejumlah single yang sukses di pasaran, di antaranya: Mantan Terbaik, Terbiasa Sendiri, Mau Kamu Cuma Kamu dan Ajaib (2017)

Lagu-lagu tersebut memperkuat posisi Govinda sebagai band pop rock dengan lirik emosional dan aransemen yang mudah diterima berbagai kalangan.

BACA JUGA:  Golden Wing: Legenda Rock Palembang yang Mendunia Lewat Film The Creator

Selama lebih dari satu dekade, Govinda konsisten menghadirkan karya yang relevan dengan kisah cinta dan kehidupan sehari-hari. Perpaduan musik pop dengan sentuhan rock alternatif menjadi ciri khas mereka.

Dengan perjalanan panjang sejak 2008, transformasi nama, hingga pergantian personel, Govinda membuktikan bahwa konsistensi dan adaptasi adalah kunci bertahan di industri musik yang kompetitif.

Kini, Govinda tetap menjadi salah satu band Indonesia yang diperhitungkan, dengan basis penggemar yang terus bertambah dan karya-karya yang tak lekang oleh waktu. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait