Indosat Ooredoo Hutchison Raih Penghargaan Internasional Berkat Implementasi Empatik AI

Indosat Ooredoo Hutchison Raih Penghargaan Internasional Berkat Implementasi Empatik AI
Indosat kembali meraih penghargaan di ajang bergengsi Stevie Awards 2024 untuk kategori HR Department of the Year. Indosat menjadi satu-satunya perusahaan dari Indonesia yang memenangkan kategori ini. (kliksumut.com/ist)

EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih penghargaan pada ajang bergengsi Stevie Awards 2024. Indosat berhasil memenangkan kategori HR Department of the Year, menjadikannya satu-satunya perusahaan dari Indonesia yang meraih penghargaan ini. Pengakuan tersebut diberikan atas keberhasilan Indosat dalam mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang tidak hanya inovatif, tetapi juga empatik, membantu karyawan melihat AI sebagai sahabat dalam bekerja.

Melalui penerapan AI dan Robotic Process Automation (RPA), Indosat berhasil meningkatkan produktivitas karyawan dengan signifikan. Tugas-tugas repetitif yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam, kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan menit. Salah satu inovasi AI yang menjadi kebanggaan Indosat adalah asisten virtual bernama “ASTRID” (Assistant for Robotic Administration Indosat). ASTRID tidak hanya mampu mengelola data dan menghasilkan *talent predictive analytics*, tetapi juga memberikan sentuhan personal dengan menunjukkan empati kepada karyawan melalui pesan-pesan dukungan yang telah dikirimkan lebih dari 3.100 kali hingga saat ini.

BACA JUGA: Indosat Ooredoo Hutchison Berkolaborasi dengan Microsoft: Akselerasi Transformasi Menjadi TechCo Berbasis AI

Irsyad Sahroni, Director and Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti dari komitmen Indosat dalam membangun organisasi yang tangguh dan siap menghadapi masa depan. “Inovasi ini bukan hanya tentang efisiensi operasional, tetapi juga mencerminkan kepedulian kami terhadap karyawan. Teknologi seharusnya tidak dilihat sebagai ancaman, melainkan sebagai alat untuk meningkatkan kualitas kerja dan menjadi keunggulan kompetitif. Kami percaya bahwa teknologi harus selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan memberikan dampak positif bagi semua,” ungkap Irsyad.

Penerapan teknologi AI berbasis *machine learning* dan *generative AI* juga digunakan untuk mengembangkan *Career Simulator*, sebuah alat yang membantu karyawan merencanakan karir mereka dengan lebih terarah. *Career Simulator* ini merekomendasikan program pengembangan yang sesuai untuk mencapai tujuan karir karyawan, menjadikan mereka lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

Dengan kehadiran AI empatik ini, karyawan Indosat dapat lebih fokus pada pekerjaan strategis dan pengembangan diri, sambil menjaga keseimbangan hidup yang lebih baik. Hasilnya, tingkat kepuasan karyawan mencapai 94%, dan *Employee Net Promoter Score (eNPS)* yang tinggi mencerminkan loyalitas serta komitmen yang kuat kepada perusahaan.

BACA JUGA: Indosat Hadirkan Kampung IM3 di Sumatra: Mendorong Pemberdayaan Desa melalui Teknologi Digital

*Stevie International Business Awards* adalah salah satu penghargaan bisnis internasional paling bergengsi, yang mengakui prestasi luar biasa di berbagai aspek tempat kerja di lebih dari 60 negara. Penilaian dilakukan oleh panel juri yang terdiri dari para eksekutif dan profesional terkemuka di seluruh dunia.

“Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang terbaik. Ini adalah bagian dari perjalanan transformasi Indosat menjadi AI Native TechCo,” tutup Irsyad, menandai langkah maju Indosat dalam dunia teknologi dan sumber daya manusia yang berorientasi masa depan. (KSC)

Pos terkait