KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyampaikan permohonan maaf kepada publik terkait kinerja para wakil rakyat di parlemen. Ia mengakui masih banyak harapan masyarakat yang belum terpenuhi oleh anggota DPR, termasuk dari Fraksi Demokrat.
“Kami mohon maaf jika selama ini perilaku dan kegiatan-kegiatan kami di DPR belum mencerminkan sebagai wakil rakyat yang diharapkan,” kata Ibas kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Minggu (31/8).
Pernyataan ini disampaikan di tengah derasnya kritik publik terhadap sejumlah fasilitas dan tunjangan mewah anggota DPR, termasuk tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan yang memicu gelombang protes di berbagai daerah.
Menanggapi desakan masyarakat, Ibas menyebut Fraksi Demokrat telah melakukan evaluasi internal. Partainya sepakat bahwa setiap rupiah dari keuangan negara harus benar-benar diarahkan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk memanjakan pejabat.
“Sebagai pimpinan fraksi, tentunya saya ingin melakukan evaluasi lah atas dasar yang diinginkan masyarakat. Saya tahu hingga hari ini kami di Fraksi Partai Demokrat selalu dengar, selalu mengawal,” ujarnya.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Kumpulkan Seluruh Pimpinan Parpol di Istana, Ini Pernyataan Pentingnya
Demokrat, kata Ibas, siap untuk dikritik, dievaluasi, dan terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Ia menekankan pentingnya sikap introspektif dan kontemplatif di tengah tekanan publik.
“Kami atas nama Fraksi Partai Demokrat siap dikritisi, siap dievaluasi, dan terus menjadi bagian dari aspirasi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Dalam arahannya kepada para anggota Fraksi Demokrat yang akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Gelombang II, Ibas mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan sikap sebagai pejabat publik.
Ia mengajak semua pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga masyarakat sipil, untuk bersama-sama menjaga situasi nasional tetap kondusif meski diwarnai protes dan demonstrasi. Namun, ia berharap penyampaian pendapat tetap dilakukan dengan cara yang baik dan bermartabat.
“Seluruh elemen bangsa harus sama-sama menjadi bagian untuk menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.
Ibas juga menegaskan pentingnya sikap yang pro rakyat dari setiap kader Demokrat di parlemen, baik dalam ucapan maupun tindakan. Ia bahkan mengutip pesan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Mengutip pesan Ketua Umum AHY, Mulutmu, Harimaumu,” ucap Ibas.
Fraksi Partai Demokrat bukan satu-satunya yang menyatakan kesiapannya mengevaluasi tunjangan DPR. Sebelumnya, Fraksi NasDem, Golkar, PKB, PDIP, PAN, dan PKS juga menyuarakan hal serupa.
Gelombang kritik terhadap DPR kian membesar sejak mencuatnya informasi mengenai tunjangan perumahan yang dinilai tidak relevan dengan kondisi ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia.
Publik kini menanti, apakah evaluasi yang dijanjikan akan benar-benar berdampak nyata, atau sekadar menjadi angin lalu di tengah sorotan tajam terhadap wakil rakyat. (KSC)








