MEDAN | kliksumut.com – Ketua Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Kota Medan, Pusman menegaskan hingga saat ini mereka belum menerima honor padahal sudah dilakukan pendataan oleh pihak Kecamatan dan Kelurahan.
“Hingga saat ini, honor kami belum dibayarkan bang. Sepertinya kami belum Merdeka di tengah pekik Kemerdekaan RI ke 76 ini,” kata Pusman, Rabu (18/8/2021).
Pusman menyatakan, tidak ada informasi satupun yang mereka terima dari aparat Pemko Medan baik ditingkat Kelurahan dan Kecamatan tentang proses pencairan honor ini.” Semestinya ada informasi soal kepastian honor ini dicairkan atau tidak sehingga kami tidak menunggu-nunggu.
BACA JUGA: Bilal Mayit Minta Wali Kota Medan Revisi Perwal Dana Jasa Pelayanan
“Yang sedihnya saya bang, saya dicurigai oleh anggota sudah ada kongkalikong karena diam saja, padahal saya sudah teriak-teriak agar Wali Kota Medan segera memberikan kepastian soal honor ini,” kata Pusman.
Pusman menyingkap kembali janji Bobby dan Aulia ketika waktu kampanye bersama dengan bilal mayit dan penggali kubur ketika itu yang menjanjikan akan menaikkan honor mereka bahkan kami akan dimasukkan ke BPJS Kesehatan seluruh anggota bilal mayit dan penggali kubur.
Pusman menjelaskan bahwa honor yang Rp300 ribu perbulan itu diyakini hanya untuk membeli kebutuhan pokok saja apalagi anggota bilal mayit dan penggali kubur ekonominya kurang baik terlebih lagi di masa Pandemi Covid-19 ini.








