KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap praktik peredaran narkoba yang dikemas dalam bentuk vape. Dalam penggerebekan sebuah apartemen di Kecamatan Medan Area, dua pria ditangkap dan ratusan barang bukti disita, Jumat (1/5/2026) dini hari.
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial FS (25) dan DH (26). Dari tangan mereka, petugas menyita ratusan vape yang mengandung narkotika serta puluhan pil terlarang.
Kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat terkait aktivitas transaksi mencurigakan di Jalan Kolam, Kecamatan Medan Area. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap kedua pelaku di lokasi.
Dari penangkapan awal, polisi menemukan 15 unit vape bermerk Ice Biru yang diduga mengandung narkoba. Pengembangan kemudian mengarah ke sebuah apartemen di kawasan yang sama yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan.
BACA JUGA: Satres Narkoba Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba di Mangkubumi
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha, mengungkapkan bahwa dari penggerebekan tersebut pihaknya berhasil mengamankan total 294 vape mengandung narkoba serta 74 butir pil Happy Five.
“Ada 294 pcs vape dengan kandungan narkoba, dan 74 butir pil Happy Five yang kami amankan dari kedua pelaku, setelah kami gerebek apartemen yang mereka jadikan sebagai gudang. Ada dua kamar dalam satu apartemen yang digunakan untuk menyimpan barang tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rafli menjelaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami peran kedua pelaku dalam jaringan peredaran narkoba tersebut, termasuk asal-usul barang dan modus operandi yang digunakan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui adanya sosok lain berinisial JD yang diduga sebagai pengendali utama. Saat ini, JD telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran aparat.
BACA JUGA: Tanam Ganja di Rawa Permukiman, Pria di Karo Ditangkap Polisi: 6 Batang Disita
“Kami masih kembangkan kasus ini. Ada satu pelaku lagi yang kami kejar yang berperan sebagai pengendali. Untuk detail lebih lanjut, termasuk sudah berapa lama mereka beroperasi dan dari mana asal vape ini, masih kami dalami. Tim masih bekerja di lapangan,” tambah Rafli.
Pengungkapan ini menjadi peringatan serius terhadap maraknya peredaran narkoba dengan modus baru, termasuk melalui media vape yang menyasar kalangan muda. Polisi mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (KSC)
REPORTER: Bayu








