Gerak Cepat Polres Karo Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Jermal, Keduanya Ditembak

Gerak Cepat Polres Karo Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Jermal, Keduanya Ditembak
Pemaparan oleh Tim Polres Karo dan Polda Sumut dalam gerak cepat ringkus pelaku perampokan dan pembunuhan yang menewaskan Wakil Direktur IT & B AS (38) di Kecamatan Berastagi, keduanya di hadiahi timah panas. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | KARO – Gerak cepat personel Polres Tanah Karo bersama jajaran Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan membuahkan hasil. Dua pria yang diduga terlibat dalam kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap Wakil Rektor IT&B, AS (38), berhasil diringkus di kawasan Jermal, Kota Medan.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AFR (25) dan MRS (37). Dalam proses penangkapan, keduanya disebut mendapat tindakan tegas dan terukur dari petugas.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Karo AKBP Febriandi Haloho dalam konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

BACA JUGA: Miliki Sabu, Dua Pria Ditangkap Satnarkoba Polres Karo di Sumber Mufakat

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Karo didampingi Kasat Reskrim Polres Karo AKP Hizkia Siagian dan Kasi Humas Polres Karo AKP Pedoman Maha.

Bacaan Lainnya

Kapolres menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap kedua terduga pelaku, aksi pencurian tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya.

“Kemarin personel kita telah mengamankan kedua pelaku di daerah Medan, tepatnya di Jermal, dengan identitas AFR (25) dan MRS (37),” ujar Kapolres Karo.

Diduga Masuk Rumah Korban dari Atap Kaca

Dari hasil pemeriksaan penyidik, kedua pelaku diduga telah mengetahui kondisi rumah korban. Bahkan, salah seorang di antaranya diketahui pernah bekerja sebagai buruh bangunan di sekitar rumah korban.

Polisi menduga pengalaman tersebut dimanfaatkan pelaku untuk mengetahui akses masuk ke rumah korban.

Menurut Kapolres, kedua pelaku diduga masuk ke dalam rumah melalui bagian atap kaca atau sunroof.

Saat hendak masuk, korban diduga mengetahui keberadaan pelaku. Karena khawatir aksinya terbongkar, pelaku kemudian melakukan kekerasan terhadap korban.

“Begitu pelaku mau masuk ke dalam rumah, korban melihat pelaku. Karena takut ketahuan, akhirnya pelaku membenturkan korban serta mencekik sehingga korban meninggal dunia,” jelasnya.

Setelah korban tidak berdaya, pelaku kemudian diduga melanjutkan aksinya dengan mengambil sejumlah barang berharga dari dalam rumah.

Uang Puluhan Juta, Perhiasan dan Mobil Korban Dibawa Kabur

Dalam aksinya, para pelaku diduga membawa kabur uang tunai sekitar Rp30 juta, sejumlah perhiasan, serta satu unit mobil pribadi milik korban.

Usai menerima laporan dari warga dan keluarga korban, personel Polres Karo langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus.

Polres Karo kemudian berkoordinasi dengan Polda Sumut dan Polrestabes Medan untuk memburu keberadaan para pelaku.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Kedua terduga pelaku berhasil diamankan di kawasan Jermal, Medan, sebelum kemudian dibawa ke Polres Karo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah kita bersama tim berhasil menangkap pelaku, kita langsung membawa kedua pelaku ke Polres Karo untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” kata Kapolres.

Polisi Amankan Mobil dan Barang Bukti

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu unit mobil pribadi milik korban.

Kapolres menyebut sebagian uang hasil kejahatan diduga telah digunakan oleh pelaku untuk membeli telepon seluler.

“Barang bukti yang sudah kita amankan berupa satu unit mobil pribadi dan sebagian uang sudah digunakan oleh pelaku untuk membeli HP,” ungkapnya.

Kapolres Karo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan pihak Universitas IT&B yang telah memberikan informasi sehingga membantu proses pengungkapan kasus tersebut.

“Kami dari Polres Karo mengucapkan terima kasih kepada awak media maupun Universitas IT&B karena sudah memberikan informasi penting dalam penanganan kasus tersebut,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan kepada jajaran kepolisian selama proses pengungkapan kasus.

Polisi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Pasca-kejadian tersebut, Kapolres Karo mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan masing-masing.

Ia mengimbau masyarakat tidak menggunakan perhiasan secara berlebihan serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

BACA JUGA: Kondisi Siswa SMK Negeri Merdeka Semakin Membaik,Pemkab Karo Jenguk Rutin

“Kita tidak tahu kapan datangnya kejahatan kepada diri kita. Jangan memakai perhiasan yang berlebihan karena bisa mengundang aksi pelaku kejahatan terhadap diri kita,” kata Kapolres.

Masyarakat yang menemukan atau mengetahui adanya tindakan mencurigakan juga diminta segera menghubungi kepolisian melalui Call Center 110.

Sementara itu, berdasarkan pantauan wartawan, kedua terduga pelaku terlihat telah mendapatkan tindakan tegas dan terukur saat proses penangkapan. Ungkapan apresiasi masyarakat terhadap gerak cepat personel Polres Karo dalam mengungkap kasus tersebut juga ramai beredar di media sosial.

Kasus ini masih dalam proses penyidikan. Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran masing-masing terduga pelaku serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. (KSC)

Reporter: Herman Harahap/Jaya Surbakti

Pos terkait