Forum Keuchik Tapaktuan Tuntut Kejelasan Proyek Website Gampong

Forum Keuchik Tapaktuan Tuntut Kejelasan Proyek Website Gampong
PROYEK WEBSITE GAMPONG: Sekretaris Forum Keuchik Kecamatan Tapaktuan, Hendradi Putra, menuntut kejelasan proyek website gampong yang dana ADD-nya senilai Rp96 juta telah disetorkan. (FOTO: Dahyati)

KLIKSUMUT.COM | ACEH SELATAN ~ Forum Keuchik Kecamatan Tapaktuan menekan pihak pelaksana program pengadaan website gampong untuk segera memberikan kejelasan dan pertanggungjawaban atas penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2025. Mereka menilai proyek ini stagnan hingga pertengahan Januari 2026, meski dana sudah kucur penuh.

Forum Keuchik menegaskan telah meminta kejelasan kepada Direktur PT Media Krusial Mandiri melalui surat resmi bernomor 01/FKT/2026 tertanggal 8 Januari 2026. Forum menekankan, berakhirnya Tahun Anggaran 2025 mewajibkan adanya laporan dan serah terima pekerjaan secara jelas.

BACA JUGA: Kejari Langkat Resmi Tahan Kepala Desa Serapuh Asli, Dalam Kasus Dugaan Pelewengan Dana Desa 2022–2024

Berdasarkan catatan forum, total dana Rp96.000.000 yang terkumpul dari 16 gampong dan pihak dewa telah menyetorkan untuk pengadaan website. Namun, aparatur desa mengaku belum melihat wujud pekerjaan, belum menerima pelatihan pengelolaan, dan tidak mendapatkan dokumen serah terima yang bisa dipertanggungjawabkan.

Forum Keuchik Kirim Permintaan Klarifikasi

Sekretaris Forum Keuchik Kecamatan Tapaktuan, Hendradi Putra, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat permintaan klarifikasi. “Surat pertama sudah kami kirim, tapi belum ada jawaban. Website juga belum ada sampai sekarang,” kata Hendradi di Tapaktuan, Kamis (14/1/2026).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Mahasiswa Desak Kejari Labuhanbatu Segera Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Terang Bulan

Ia menegaskan, ketidakjelasan proyek ini berpotensi menjerumuskan desa pada masalah serius terkait pertanggungjawaban anggaran. Hingga kini, tidak ada bukti progres pekerjaan maupun realisasi kegiatan sebagaimana perjanjian dalam program. “Kalau tidak selesai, kami minta kembalikan uang saja,” tegasnya.

Perusahaan Belum Memberi Tanggapan

Sementara itu, Direktur PT Media Krusial Mandiri yang dihubungi wartawan belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. Forum Keuchik menegaskan akan terus menuntut jawaban agar dana desa dapat digunakan sesuai tujuan dan transparan. (KSC)

REPORTER: Dahyati

Pos terkait