Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 853/Buwar Reje Bur di Aceh Timur

Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 853/Buwar Reje Bur di Aceh Timur
Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Aceh dengan meninjau Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 853/Buwar Reje Bur (BRB) di Kabupaten Aceh Timur

KLIKSUMUT.COM | ACEH TIMUR – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Aceh dengan meninjau Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 853/Buwar Reje Bur (BRB) di Kabupaten Aceh Timur, Kamis (18/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan usai Menhan meninjau Yonif Teritorial Pembangunan 855/Raksaka Dharma (RD) di Kabupaten Gayo Lues. Agenda ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan dalam memastikan kesiapan operasional satuan teritorial pembangunan sebagai elemen strategis pertahanan negara sekaligus penggerak pembangunan di daerah.

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungan tersebut, Menhan menerima paparan langsung dari Komandan Yonif TP 853/BRB terkait kondisi satuan, pembinaan personel, kesiapan operasional, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembangunan dan pengembangan pangkalan.

Selain mendengarkan laporan satuan, Menhan juga meninjau berbagai fasilitas yang dimiliki Yonif TP 853/BRB serta berdialog langsung dengan para prajurit untuk mengetahui kondisi riil di lapangan.

Menurut Menhan, keberadaan satuan teritorial pembangunan memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.

Dalam arahannya kepada para prajurit, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa setiap personel TNI harus terus menjaga profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa serta negara.

Menhan mengingatkan bahwa perbedaan latar belakang prajurit harus menjadi kekuatan yang menyatu dalam identitas TNI yang solid, profesional, dan siap menjalankan tugas di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Keberagaman yang dimiliki prajurit harus dilebur menjadi satu kekuatan sebagai TNI yang profesional, tangguh, dan siap melaksanakan tugas di mana pun berada,” tegas Menhan.

BACA JUGA: Realisasi Keuangan Aceh Lampaui Target, Sekda Dorong SKPA Percepat Kinerja

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan tempur, latihan yang berkesinambungan, serta kekompakan antarprajurit sebagai fondasi utama dalam membangun satuan yang kuat dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Selain mengevaluasi kesiapan personel, Menhan turut memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana yang masih menjadi kendala di lingkungan satuan.

Beberapa tantangan yang dihadapi Yonif TP 853/BRB antara lain keterbatasan pasokan air bersih dan fasilitas penunjang latihan yang masih perlu ditingkatkan.

Meski demikian, Menhan mengapresiasi berbagai langkah kreatif dan mandiri yang telah dilakukan satuan dalam mengatasi berbagai keterbatasan tersebut.

Upaya pembangunan sarana pendukung secara swadaya serta pemanfaatan sumber daya yang tersedia dinilai menjadi bukti semangat dan dedikasi prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.

Menhan berharap keberadaan Yonif TP 853/Buwar Reje Bur dapat semakin memperkuat stabilitas keamanan wilayah Aceh Timur dan sekitarnya.

Selain itu, satuan ini juga diharapkan mampu mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai program teritorial dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Yonif Teritorial Pembangunan harus menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah sekaligus menjaga ketahanan wilayah secara berkelanjutan,” ujar Menhan.

BACA JUGA: Menhan Bekali Perwira Sesko TNI, Tekankan Strategi Pertahanan dan Kepemimpinan Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin turut didampingi sejumlah pejabat tinggi TNI dan Kementerian Pertahanan, di antaranya Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, serta Panglima Kodam Iskandar Muda.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kesiapan satuan teritorial pembangunan sebagai garda terdepan pertahanan sekaligus mitra strategis dalam mendukung pembangunan nasional hingga ke daerah-daerah terpencil. (KSC)

Pos terkait