KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Semangat persatuan dalam keberagaman kembali ditegaskan di Kabupaten Asahan melalui kegiatan doa bersama lintas agama yang digelar Polres Asahan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Wira Satya Mapolres Asahan tersebut menjadi simbol kuat harmonisasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta para tokoh agama dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Targetkan Prestasi Terbaik, Bupati Asahan Lepas Kafilah MTQ Sumut ke-40
Mengangkat tema “Merajut Kebersamaan, Menjalin Kerukunan Menuju Indonesia Damai”, acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama dari berbagai keyakinan, tokoh masyarakat, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan yang selama ini berperan aktif dalam menjaga kerukunan di Kabupaten Asahan.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kondisi Kabupaten Asahan yang relatif aman dan kondusif hingga saat ini merupakan hasil kerja sama yang terjalin baik antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa tokoh agama memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran sosial dan memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Peran tersebut dinilai sangat penting dalam mencegah munculnya potensi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan sosial.
“Kerukunan adalah modal utama dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Ketika seluruh elemen masyarakat saling menghormati dan menjaga toleransi, maka stabilitas daerah akan tetap terjaga,” ujar Kapolres dalam sambutannya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Asahan menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Wakil Bupati Asahan, Rianto, yang hadir mewakili pemerintah daerah, mengapresiasi berbagai langkah Polres Asahan dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat humanis dan inklusif.
Menurut Rianto, sinergitas antara pemerintah daerah dan kepolisian merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan. Ia menilai keamanan yang terjaga dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung berbagai program Polri demi terciptanya pelayanan publik yang semakin baik dan terwujudnya situasi daerah yang aman, tertib, serta kondusif,” katanya.
Puncak kegiatan ditandai dengan doa bersama yang dipimpin secara bergantian oleh pemuka agama dari berbagai keyakinan. Dalam suasana penuh khidmat, para peserta memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa, persatuan Indonesia, serta kelancaran tugas para personel Polri dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
BACA JUGA: Asahan Raih Apresiasi Kementerian Hukum, Komitmen Perluas Akses Keadilan Hingga Tingkat Desa
Selain menjadi momentum spiritual, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Langkah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial Polres Asahan sekaligus bagian dari semangat pengabdian yang terus dikedepankan dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-80.
Melalui kegiatan doa bersama lintas agama ini, Polres Asahan berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat. Di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, persatuan dan saling menghormati diyakini menjadi kunci utama dalam menjaga kedamaian serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








