Demokrat Siapkan Kader Jika Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet

Demokrat Siapkan Kader Jika Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Partai Demokrat menyatakan siap menyiapkan kader terbaiknya apabila Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet dan membutuhkan figur untuk mengisi posisi tertentu di pemerintahan.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi mengenai adanya sejumlah menteri yang akan terkena reshuffle dalam waktu dekat.

“Nggak ada sih, kalau di kami tidak ada informasi-informasi seperti itu,” kata Dede kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Meski belum mengetahui adanya rencana reshuffle kabinet, Dede menegaskan Partai Demokrat memiliki prinsip untuk selalu menyiapkan kader yang dinilai sesuai dengan kebutuhan apabila Presiden Prabowo membutuhkan figur dari partainya.

BACA JUGA: AHY: Demokrat Dukung Penuh Gerakan Indonesia ASRI Presiden Prabowo

Bacaan Lainnya

Menurut Dede, prinsip yang dipegang Demokrat adalah “the right man on the right place”, yakni menempatkan seseorang sesuai kapasitas, kemampuan, serta kebutuhan jabatan yang akan diemban.

“Kami Demokrat sih pada prinsipnya menyiapkan the right man on the right place. Artinya ketika dibutuhkan oleh presiden ya yang disiapkan adalah the right man on the right place. Prinsipnya begitu,” ujarnya.

Demokrat Tekankan Kapasitas Kader

Dede menjelaskan bahwa posisi di pemerintahan merupakan sebuah amanah. Karena itu, kader yang ditugaskan untuk menduduki jabatan tertentu harus memiliki kapasitas dan kemampuan yang sesuai.

“Ini maaf ya, saya berbicara partai Demokrat saja ya. Di Demokrat itu pada prinsipnya adalah orang yang diberikan kepada negara haruslah orang yang pas. Gitu lho, jadi bukan orang yang tidak memiliki kapasitas,” bebernya.

Ketika ditanya apakah ada menteri di pemerintahan saat ini yang dinilai tidak memiliki kapasitas untuk menduduki posisi penting, Dede memilih tidak memberikan penilaian.

Ia menyebut penilaian mengenai kapasitas seorang menteri merupakan kewenangan Presiden sebagai pihak yang memilih dan menempatkan pejabat di pemerintahan.

“Yang mengukur kapasitas adalah user. Nah user dalam hal ini adalah presiden. Tentu pasti dilihat track record-nya kan, track record perjalanan dan sebagainya,” kata Dede.

BACA JUGA: Demokrat Gelar Lomba Rakyat Sekaligus Galang Solidaritas untuk Korban Bencana di NTT dan Kalimantan

Demokrat Tak Ingin Nilai Kader Partai Lain

Dede juga menegaskan Demokrat tidak ingin memberikan penilaian mengenai layak atau tidak layaknya kader partai lain untuk mengisi jabatan tertentu di pemerintahan.

Menurutnya, Demokrat lebih memilih berkonsentrasi pada kesiapan internal partai dan memastikan kader yang disiapkan memang memiliki kapasitas sesuai kebutuhan.

“Saya pikir itu aja, kalau kami Demokrat tidak boleh mengatakan itu pantas atau tidak pantas. Kita ngacanya ke diri sendiri aja. Oke?” pungkasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pembicaraan mengenai kemungkinan adanya reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto. Namun, berdasarkan keterangan Dede Yusuf, Partai Demokrat mengaku belum memperoleh informasi mengenai menteri yang akan diganti dalam waktu dekat.

Dengan demikian, Demokrat menyatakan kesiapan secara prinsip apabila sewaktu-waktu Presiden membutuhkan kader partai untuk mengisi posisi di pemerintahan, dengan pertimbangan utama pada kapasitas dan rekam jejak calon yang ditugaskan. (KSC)

Pos terkait