CoconutTreez: Perjalanan Legenda Reggae Indonesia dari Jakarta hingga Bangkit Kembali

CoconutTreez: Perjalanan Legenda Reggae Indonesia dari Jakarta hingga Bangkit Kembali
CoconutTreez (foto/ist)

KLIKSUMUT.COM – Nama CoconutTreez (sebelumnya dikenal sebagai Steven & CoconutTreez) tak bisa dilepaskan dari sejarah kebangkitan musik reggae Indonesia. Grup musik asal Jakarta ini pertama kali dibentuk oleh Steven N. Kaligis pada tahun 2005 dan dengan cepat mencuri perhatian publik lewat warna musik reggae yang segar dan relevan dengan generasi muda.

Mengusung genre reggae yang dikemas modern, CoconutTreez diperkuat oleh 7 personel, yaitu Steven N. Kaligis (vokal), A. Ray Daulay (gitar), Teguh Wicaksono (gitar), Rival Himran (bass), Iwan (keyboard), “Opa” Tedy Wardhana (perkusi), dan Aci (drum). Formasi ini menjadi fondasi kuat yang mengantarkan CoconutTreez sebagai salah satu band reggae paling berpengaruh di Indonesia.

Pada tahun yang sama dengan terbentuknya band, CoconutTreez merilis album perdana bertajuk “The Other Side”. Album ini melahirkan lagu hits “Welcome To My Paradise” yang hingga kini masih melekat di benak penikmat musik Tanah Air. Lagu tersebut menjadi simbol kebangkitan reggae Indonesia setelah era Imanez dengan “Anak Pantai” pada tahun 1994.

BACA JUGA: Coboy: Pelopor Boyband Indonesia yang Melegenda dari Era 90-an hingga Kini

Sejumlah pengamat musik menilai kehadiran Steven & CoconutTreez berhasil menghidupkan kembali skena reggae nasional, sekaligus memperkenalkan genre ini kepada generasi baru pendengar musik Indonesia.

Pada tahun 2009, Steven & CoconutTreez memutuskan untuk vakum dari industri musik Indonesia. Keputusan ini diambil karena beberapa personel memilih fokus pada proyek dan karier solo masing-masing. Meski demikian, nama CoconutTreez tetap dikenang sebagai band reggae dengan pengaruh besar.

Setelah hampir satu dekade vakum, Steven & CoconutTreez resmi kembali pada awal 2019. Mereka merilis ulang lagu-lagu lama dari album The Other Side, termasuk lagu “Kembali” yang diaransemen ulang dalam versi akustik. Comeback ini disambut antusias oleh penggemar lama maupun pendengar baru.

Tak berhenti di situ, pada akhir 2019, CoconutTreez merilis single baru berjudul “Fallin” yang menandai semangat baru band ini dalam industri musik Indonesia.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Clubeighties: Jejak Panjang Band Power Pop 80-an Indonesia yang Ikonik dan Tak Lekang Waktu

Kini dengan nama CoconutTreez, band ini terus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon reggae Indonesia. Konsistensi bermusik, ciri khas aransemen, serta pesan positif dalam karya-karyanya membuat CoconutTreez tetap relevan di tengah perkembangan industri musik yang dinamis.

Dengan perjalanan panjang, CoconutTreez membuktikan bahwa musik reggae Indonesia masih memiliki tempat istimewa di hati penikmat musik Tanah Air. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait