REPORTER: Juniker Berutu
KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 yang diselenggarakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.
Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Bobby menekankan pentingnya perencanaan pembangunan daerah yang sejalan dengan pembangunan nasional, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
BACA JUGA: Bupati Pakpak Bharat Hadiri RUPS PT Bank Sumut: Bahas Strategi Ekonomi dan Penguatan UMKM
Trisula Pembangunan Sumut Menuju Indonesia Emas 2045
Gubernur Bobby Nasution menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan Sumut akan berpedoman pada konsep “Trisula Pembangunan”, yang mencakup:
– Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan
– Penurunan angka kemiskinan
– Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
“Untuk mencapai target ini, ada delapan Asta Cita, 17 program prioritas terbaik, dan 320 program kerja yang telah dirancang secara strategis,” ujar Bobby.
Ia juga memaparkan bahwa target besar menuju Indonesia Emas 2045 harus didukung dengan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dari Rp73,57 juta di tahun 2024 menjadi Rp115,3 juta pada 2029. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Sumut ditargetkan naik dari 5,03% di tahun 2024 menjadi rata-rata 6,8% pada 2029.
Franc Bernhard Tumanggor Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Dalam kesempatan ini, Franc Bernhard Tumanggor turut menandatangani komitmen kepala daerah dalam mendukung Universal Health Coverage (UHC) di Sumatera Utara. Hal ini menunjukkan tekad pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat.
Selain itu, Bupati Pakpak Bharat juga ikut menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam upaya peningkatan kualitas pembangunan daerah.
“Kami di Pakpak Bharat siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan,” ujar Franc Bernhard Tumanggor.
BACA JUGA: Wabup Pakpak Bharat Buka Safari Ramadhan KAHMI, Sampaikan Ajakan Investasi di Sektor Unggulan
Sinergi Pemerintah Daerah dan Akademisi untuk Masa Depan Sumut
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah daerah dan institusi akademik, diharapkan dapat tercipta berbagai inovasi yang mampu mempercepat pencapaian target pembangunan. Langkah ini juga memperkuat visi Sumatera Utara sebagai provinsi yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.
Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 ini menjadi momentum strategis bagi para pemimpin daerah untuk menyusun kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat, memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, dan membawa Sumatera Utara semakin maju menuju Indonesia Emas 2045. (KSC)








