KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Asia Small Business Federation (ASBF) Regional Sumatera Utara menggelar acara buka puasa bersama di Travel Bizz Hotel, Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga membahas berbagai program strategis untuk penguatan UMKM di Sumatera Utara.
Ketua ASBF Regional Sumut, Hj. Henny Pratiwi, SP. MM, Senin (9/3/2026) menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap bulan suci Ramadan sekaligus momentum mempersiapkan sejumlah program kerja penting, termasuk pelatihan Certified Small Business Advisor (CSBA) dan kurasi pemenang Bella Awards tingkat regional.
“Dalam kegiatan ini kita juga mempersiapkan kurasi pemenang Bella Awards tingkat Regional Sumut yang nantinya akan dibawa ke tingkat nasional hingga Asia dalam Rakernas III ASBF di Bali pada April 2026 mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, penyerahan penghargaan Bella Awards tingkat regional Sumut juga direncanakan berlangsung di Dinas Pemberdayaan Perempuan, yang akan dirangkaikan dengan kegiatan sarasehan.
Ajang Apresiasi Womenpreneur Agribisnis
Bella Awards sendiri merupakan kepanjangan dari Business Excellence in Lady-Led Agri-Enterprise, yaitu ajang apresiasi bagi perempuan pelaku agribisnis modern yang berperan dalam mendorong ekonomi hijau.
Melalui penghargaan ini, para womenpreneur yang aktif dalam inovasi pangan, teknologi pertanian, serta penggerak ekonomi berkelanjutan akan mendapatkan pengakuan atas kontribusi mereka terhadap pertumbuhan sosial dan ekonomi.
Fokus Penguatan UMKM Berorientasi Ekspor
Dalam acara buka puasa tersebut, ASBF Sumut juga memaparkan sejumlah program ke depan. Beberapa di antaranya meliputi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang disinergikan dengan expo bazar UMKM, lomba kewirausahaan mahasiswa, seminar, talk show, hingga kegiatan harvest atau panen hasil program pembinaan.
BACA JUGA: OJK dan Kemenko Luncurkan Roadmap Penguatan Ekosistem Bulion 2026–2031
Henny menjelaskan bahwa pasca Rakernas II di Jakarta pada Oktober 2024, organisasi ACSB Indonesia resmi berganti nama menjadi Asia Small Business Federation (ASBF) berdasarkan kesepakatan anggota internasional.
“Perubahan ini terjadi karena sebagian besar anggota ACSB telah bergabung ke ASBF sehingga ACSB hanya menyisakan beberapa negara. Di Indonesia, ACSB kemudian bertransformasi menjadi ASBF,” jelasnya.
Ke depan, ASBF akan lebih fokus mendorong UMKM berorientasi pasar ekspor. Oleh karena itu, penguatan UMKM di Sumatera Utara akan diarahkan pada pendampingan legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, serta proses produksi yang memenuhi standar ekspor.
Selain itu, edukasi terkait budidaya bahan baku juga menjadi perhatian penting agar pelaku usaha mampu memenuhi permintaan pasar internasional secara berkelanjutan.
Sumut Siap Tampilkan Produk Unggulan di Bali
Dalam agenda Rakernas III ASBF Bali 2026 mendatang, selain konferensi internasional juga akan diumumkan pemenang Bella Awards tingkat nasional dan Asia. Acara tersebut turut menghadirkan trade circle yang menampilkan produk UMKM berstandar ekspor dari berbagai regional.
Setiap regional dijadwalkan menampilkan 15 produk unggulan. Namun untuk Sumatera Utara, saat ini telah dipersiapkan sekitar tujuh produk yang dinilai telah memenuhi standar ekspor.
“Kita berharap dalam Rakernas Bali nanti produk UMKM Sumut bisa dikontrak oleh buyer internasional sehingga dapat membuka pasar global dan memberi manfaat ekonomi bagi para pelaku usaha,” ungkap Henny.
BACA JUGA: Menkeu Tegaskan Integritas Jadi Fondasi Kepercayaan Publik
Penguatan Ekosistem UMKM Nasional
Saat ini ASBF Indonesia didukung oleh sejumlah regional aktif yang terintegrasi, yakni Sumatera Utara, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
Regional-regional tersebut menjadi fondasi utama dalam pengembangan UMKM, penguatan ekosistem bisnis nasional, serta mendorong kolaborasi lintas wilayah guna memperluas akses pasar bagi produk-produk usaha kecil dan menengah Indonesia.
Dengan berbagai program tersebut, ASBF optimistis UMKM Indonesia, khususnya dari Sumatera Utara, mampu semakin kompetitif dan menembus pasar internasional. (KSC)





