Dolar Hari Ini 3 September 2026: Rupiah Masih Tertekan di Rp17.700-an, Cek Kurs USD ke Rupiah

Rupiah Tembus Rp16.300 per 1 US$, Jokowi: Mata Uang Semua Negara Sedang Tertekan
Seorang pegawai valas menghitung uang kertas dolar AS dan Rupiah (foto: ilustrasi).

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA — Pergerakan dolar hari ini, Kamis 3 September 2026, kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih bergerak di kisaran Rp17.700 per dolar AS.

Berdasarkan data kurs yang tersedia pada Kamis pagi, nilai USD/IDR berada di sekitar Rp17.700-an. Data pasar yang diperbarui dini hari menunjukkan kurs sekitar Rp17.765 per US$1. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) yang tersedia tercatat Rp17.727 per dolar AS.

Pergerakan tersebut menunjukkan rupiah masih menghadapi tekanan terhadap mata uang Negeri Paman Sam.

Kurs Dolar Hari Ini

Sebagai gambaran, berikut sejumlah angka penting kurs dolar terhadap rupiah:

Bacaan Lainnya
Acuan Kurs USD
Kurs tengah BI Rp17.727
USD/IDR pasar Sekitar Rp17.765
BCA e-Rate beli Rp17.695
BCA e-Rate jual Rp17.785

Kurs jual dan beli di bank dapat berbeda karena setiap bank menerapkan spread dan mekanisme transaksi masing-masing. Karena itu, masyarakat yang hendak membeli atau menjual dolar sebaiknya mengecek kurs bank atau penyedia valas yang digunakan sebelum melakukan transaksi.

Rupiah Bergerak di Level Rp17.700-an

Data perdagangan menunjukkan USD/IDR pada 2 September 2026 berada di sekitar Rp17.742,9, setelah sebelumnya dibuka pada Rp17.710 dan bergerak dalam rentang Rp17.713 hingga Rp17.785,3.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pergerakan rupiah masih cukup fluktuatif. Investor dan pelaku usaha terus mencermati perkembangan ekonomi global serta sentimen pasar valuta asing.

1 Dolar Berapa Rupiah Hari Ini?

Dengan menggunakan kurs tengah sekitar Rp17.727 per US$1, maka secara sederhana:

  • US$1 = Rp17.727
  • US$10 = Rp177.270
  • US$100 = Rp1.772.700
  • US$500 = Rp8.863.500
  • US$1.000 = Rp17.727.000

Nilai tersebut merupakan perhitungan berdasarkan kurs acuan dan bukan berarti harga transaksi tunai di seluruh bank atau money changer akan sama persis.

Mengapa Kurs Dolar Penting Dipantau?

Pergerakan dolar AS terhadap rupiah memiliki dampak luas terhadap perekonomian Indonesia. Pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya sejumlah barang dan bahan baku yang berasal dari luar negeri.

Selain itu, kurs dolar juga menjadi perhatian bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi dalam valuta asing, seperti pembayaran pendidikan di luar negeri, perjalanan internasional, pembelian barang impor hingga investasi berbasis dolar.

Bagi pelaku usaha, perubahan kurs juga dapat memengaruhi biaya impor dan perhitungan harga jual produk.

Apakah Dolar Bisa Menembus Rp18.000?

Level Rp18.000 per dolar AS menjadi salah satu angka psikologis yang kemungkinan terus diperhatikan pasar apabila tekanan terhadap rupiah berlanjut.

Namun, arah nilai tukar tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan pergerakan satu hari. Pasar akan terus merespons berbagai perkembangan ekonomi domestik maupun global.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak hanya melihat satu angka kurs, tetapi juga memperhatikan sumber kurs, waktu pembaruan, serta apakah angka tersebut merupakan kurs beli, kurs jual, kurs tengah, atau kurs pasar.

Catatan: Kurs valuta asing dapat berubah sewaktu-waktu. Angka di atas merupakan data yang tersedia pada pagi Kamis, 3 September 2026, sehingga kurs transaksi di bank atau money changer dapat berbeda. (KSC)

Pos terkait