KLIKSUMUT.COM | BINJAI – Suasana di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, mendadak heboh saat aparat gabungan dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai, Kepolisian, dan Polisi Militer (PM) melakukan penggerebekan terhadap sebuah barak yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika sekaligus lokasi perjudian, Jumat (22/5/2026) sore.
Dalam operasi gabungan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku, menyita barang bukti narkotika jenis sabu, mesin judi jackpot, mesin tembak ikan, hingga uang tunai jutaan rupiah yang diduga hasil transaksi ilegal.
Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry, kepada wartawan, Minggu (24/5/2026), mengatakan bahwa penggerebekan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang diteruskan hingga ke BNN Pusat di Jakarta.
“Dalam operasi ini tiga orang berhasil diamankan. Dua pria diduga sedang mengisap sabu sambil bermain judi jackpot dan tembak ikan. Satu perempuan juga turut diamankan dari loket gadai barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian,” ujar Ucok Ferry.
Selain mengamankan tiga orang, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.
Barang bukti yang diamankan di antaranya narkotika jenis sabu, timbangan digital, ratusan plastik klip kosong, sekop dari pipet, serta uang tunai jutaan rupiah yang diduga hasil penjualan sabu.
Tak hanya itu, aparat juga menyita belasan mesin judi jackpot dan satu unit mesin tembak ikan yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian ilegal.
Saat penggerebekan berlangsung, sejumlah kendaraan roda dua terlihat ditinggalkan pemiliknya di sekitar lokasi. Puluhan sepeda motor tersebut diduga milik pengunjung maupun pemain judi yang panik melarikan diri saat petugas datang melakukan razia.
Ucok Ferry menegaskan, operasi gabungan ini merupakan bagian dari program nasional pemberantasan narkotika dan perjudian yang saat ini terus digencarkan pemerintah.
“Kami bersinergi dengan pemangku kepentingan, yaitu kepolisian dan denpom, untuk melakukan razia gabungan. Langkah ini merupakan bagian dari program nasional pemberantasan narkotika,” tegasnya.
Menurutnya, penggerebekan dan razia serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna membersihkan kawasan yang diduga menjadi sarang narkotika dan perjudian di wilayah Binjai.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkesinambungan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dan praktik perjudian,” tambahnya.
BACA JUGA: BNNK Binjai Perketat Pengawasan Kos dan Kontrakan, 16 Penghuni Positif Narkoba Terjaring Operasi
Saat ini, ketiga orang yang diamankan bersama seluruh barang bukti masih menjalani pemeriksaan intensif di Kantor BNNK Binjai.
Sementara aparat gabungan dari BNNK Binjai, Polres Binjai, dan Subdenpom 1/5-2 Binjai disebut masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.
Penggerebekan ini pun mendapat perhatian masyarakat sekitar yang selama ini resah dengan dugaan aktivitas narkotika dan perjudian di kawasan tersebut. Warga berharap aparat terus melakukan tindakan tegas agar lingkungan kembali aman dan kondusif. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi








