KLIKSUMUT.COM | KARO – Menyikapi maraknya pedagang liar yang selama ini dinilai mencoreng wajah Kota Wisata Berastagi, tim gabungan Pemerintah Kabupaten Karo kembali melakukan penertiban di kawasan Jalan Penghasilan, Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, Kecamatan Berastagi, Minggu (24/5/2026).
Penertiban dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo sebagai bentuk dukungan terhadap program Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) DR dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, dalam mewujudkan Kota Berastagi yang lebih tertata, bersih, dan nyaman sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara.
Kegiatan penataan pasar dimulai sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan Pusat Pasar Berastagi. Pemerintah daerah menilai keberadaan pedagang liar yang menggunakan badan jalan dan trotoar telah menyebabkan kemacetan, mengganggu kenyamanan pengunjung, serta merusak estetika kawasan wisata.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Satpol PP Kabupaten Karo Jon Karnanta, ST, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo Frolin Alexander Perangin-angin, SH, M.Si, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo Sarjana Purba, SP.
Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel dan koordinasi guna menyamakan langkah dalam pelaksanaan penertiban agar berjalan efektif, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan mengedepankan pendekatan persuasif dengan mendatangi sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas pedagang liar.
BACA JUGA: Bupati Karo Matangkan Festival Bunga dan Buah 2026, Siap Jadi Ikon Pariwisata Internasional
Petugas memberikan himbauan secara langsung kepada para pedagang agar tidak lagi menggunakan badan jalan maupun trotoar sebagai tempat berjualan. Selain itu, pedagang juga diminta menjaga kebersihan lingkungan pasar dan menempatkan dagangan di lokasi yang telah disediakan pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan bahwa penataan kawasan pasar menjadi langkah penting dalam menciptakan ketertiban umum sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan Pusat Pasar Berastagi yang setiap hari dipadati aktivitas masyarakat dan wisatawan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Para pedagang yang ditemui di lapangan disebut menerima himbauan petugas dengan baik dan menunjukkan sikap kooperatif.
Dukungan terhadap langkah pemerintah juga datang dari para pedagang resmi yang selama ini menempati kios di dalam pasar.
Salah seorang pedagang kios, Rina Br Sembiring (45), mengaku mendukung penuh penertiban yang dilakukan tim gabungan karena keberadaan pedagang liar dinilai merugikan pedagang resmi.
“Kami mendukung upaya yang dilakukan tim gabungan Satpol PP karena kami pemilik kios di dalam sangat dirugikan oleh pedagang liar. Dagangan kami tidak laku akibat pedagang liar ini, sementara kami membayar pajak dan sewa kios,” ujarnya.
BACA JUGA: Kadis Disbudporapar Karo Bersama Bupati Karo Buka Kejurda Tinju Amatir Elite Provsu 2026
Ia berharap penertiban tidak hanya dilakukan sesaat, melainkan secara berkelanjutan dan tanpa tebang pilih agar tercipta keadilan bagi seluruh pedagang yang berusaha sesuai aturan.
Melalui kegiatan penataan ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap tingkat kepatuhan pedagang terhadap aturan semakin meningkat. Penataan kawasan pasar juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Berastagi.
Dengan dukungan seluruh pihak, Pusat Pasar Berastagi diharapkan berkembang menjadi kawasan perdagangan modern yang terorganisir serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (KSC)
REPORTER: Herman Harahap/Jaya Surbakti








