KLIKSUMUT.COM | BANTUL – Arema FC resmi mengambil alih puncak klasemen sementara Super League 2025-2026 usai menahan imbang tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor 1-1 pada laga panas yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (16/8/2025) sore.
Dalam duel penuh tensi tinggi ini, Singo Edan sempat unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Dalberto di menit ke-41. Namun, petaka datang di awal babak kedua ketika Yann Motta harus keluar lapangan lebih cepat usai diganjar kartu merah pada menit ke-54 akibat pelanggaran keras.
Berstatus unggul jumlah pemain, PSIM memanfaatkan momentum. Usaha keras Laskar Mataram akhirnya membuahkan hasil saat Betinho, pemain Arema, mencetak gol bunuh diri di menit ke-88 yang membuat laga berakhir imbang 1-1.
BACA JUGA: Persija Jakarta Bungkam Persita 4-0 di JIS
Meski hanya membawa pulang satu poin, hasil ini cukup bagi Arema FC untuk merangsek ke puncak klasemen sementara. Arema mengoleksi 4 poin, sama dengan PSIM, namun unggul selisih gol. Keduanya menggusur Malut United yang kini turun ke posisi ketiga dengan raihan poin serupa.
Sementara itu, Persebaya Surabaya meraih kemenangan perdana mereka musim ini dengan menundukkan Persita Tangerang 1-0 di laga tandang. Gol tunggal Francisco Rivera di menit ke-23 menjadi penentu hasil akhir dan membawa Persebaya naik ke posisi 8 klasemen.
Di Kediri, Persik Kediri harus mengakui keunggulan tamunya, Madura United, yang menang tipis 1-2. Iran Junior membuka keunggulan Madura di menit ke-3, sebelum Taufany Muslihuddin menambah gol di menit ke-87. Persik hanya mampu membalas lewat gol Jose Enrique Rodriguez di injury time (90+3′).
Kemenangan ini membawa Madura United naik ke papan tengah, tepatnya posisi ke-9 dengan 3 poin, sedangkan Persik terperosok ke peringkat 14 dengan satu poin dari dua laga.
Di laga lainnya, Bhayangkara FC dan PSM Makassar harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1. Lucas Dias membuka keunggulan PSM melalui titik putih di menit ke-43, namun Ilija Spasojevic membalas lewat penalti di menit ke-59.
Drama kembali terjadi di akhir laga saat Bhayangkara harus kehilangan Mosies Wolschick karena kartu merah di masa tambahan waktu (90+2’). Hasil ini menempatkan PSM di posisi 12 dengan 2 poin, sementara Bhayangkara FC tertahan di zona bawah—peringkat 15 dengan satu poin. (KSC)








