26 Remaja Diamankan Usai Aksi Rusuh di DPRD Sumut, Polisi: Bukan Pelaku Lempar Molotov

26 Remaja Diamankan Usai Aksi Rusuh di DPRD Sumut, Polisi: Bukan Pelaku Lempar Molotov
Mapolrestabes Medan. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN -Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan memulangkan sebanyak 26 remaja yang sebelumnya diamankan pasca aksi pelemparan di gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Sabtu (30/8/2025) lalu.

Para remaja tersebut sempat ditangkap karena terlibat dalam kerumunan yang melempari gedung dewan saat situasi memanas. Namun setelah didata dan diperiksa intensif, pihak kepolisian menyatakan mereka tidak terlibat dalam aksi pelemparan bom molotov yang terjadi di lokasi yang sama.

“Pemulangan dilakukan secara bertahap setelah proses pendataan. Mereka tidak terkait dengan pelaku pelemparan bom molotov,” ujar Wakil Kepala Satreskrim Polrestabes Medan, AKP M Ainul Yaqin, Senin (1/9/2025).

BACA JUGA: Warga Pati Demo ke Jakarta: Desak KPK Nonaktifkan Bupati Sudewo Segera!

Meski demikian, polisi masih terus memburu pelaku utama pelemparan bom molotov ke arah gedung DPRD Sumut. Berdasarkan keterangan sekuriti yang berjaga, pelaku diketahui mengenakan kaus putih dan memiliki tato mencolok di tangan kiri.

“Pelaku sempat berpura-pura berfoto di depan gedung bersama sekitar tujuh rekannya. Saat situasi lengah, barulah aksi pelemparan dilakukan,” jelas AKP Yaqin.

Modus ini membuat pelaku sempat mengelabui petugas keamanan. Setelah melancarkan aksinya, mereka langsung melarikan diri sebelum bisa diamankan.

Polrestabes Medan kini tengah mengumpulkan bukti-bukti dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terprovokasi dan menjauhi tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Rumah Eko Patrio Dijarah Massa Pasca Demo Besar-Besaran, Barang-Barang hingga Kucing Peliharaan Raib

“Kami ingatkan bahwa tindakan seperti ini sangat berbahaya dan bisa berujung pidana berat. Kami akan tindak tegas siapa pun yang terbukti menjadi pelaku,” tegas AKP Yaqin.

Hingga saat ini, aparat masih terus melakukan patroli dan penjagaan ketat di sekitar kawasan gedung DPRD Sumut guna mencegah insiden serupa terulang kembali. (KSC)

Pos terkait