Seorang Santri Dayah Darul Aman Langkahan Tenggelam

ACEH UTARA | kliksumut.com Muhammad Rizal (18) dilaporkan tenggelam pada saat mandi di irigasi Langkahan warga Dusun Bukit sentang Gampong Tanjong Dalam Kecamatan langkahan Aceh Utara.

Setelah dilaporkan tenggelam terbawa arus irigasi dan dilakukan pencarian korban akhirnya ditemukan pada pukul 20.40 Wib dalam keadaan meninggal dunia, diketahui korban merupakan Seorang Santri dayah Darul aman Kecamatan Langkahan, Minggu (06/02/2022).

BACA JUGA: GPK Gelar Unjuk Rasa Tolak Vaksin Bagi Siswa dan Santri di Aceh Utara

Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal, S.I.K., M.M., Melalui Kapolsek Langkahan Iptu Erwin Mengatakan Bahwa Kejadian Bermula sekira pukul 17.30 Wib korban selesai melaksanakan olah raga Sepak Takraw di Dayah Darul Aman Gampong Tanjong Dalam .

Lanjutnya, Kemudian korban menuju ke irigasi depan Dayah Darul Aman untuk mandi sore, selanjutnya korban berenang di irigasi namun akibat arus air Irigasi yang kencang, membuat korban terbawa arus.

“Kejadian tersebut di saksi oleh Syahril (20) dan Ismet (20) yang berusaha menyelamatkan korban dengan cara menarik tangan, namun tidak bisa dan korban pun terbawa arus karena waktu sudah mau magrib sehingga korban tidak kelihatan lagi,” ungkap Iptu Erwin.

Selanjutnya Masyarakat beserta Anggota Polsek Dan Koramil Langkahan melakukan pencarian di Irigasi

“Alhamdulillah, Sekitar Pukul 20.40 Wib berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi sekitar 40 Meter dan Korba ditemukan sudah tidak bernyawa lagi, untuk saat ini Korba sudah dibawa kerumah duka,” tutup Kapolsek.

BACA JUGA: Vaksinasi Menyentuh Angka 75%, Kapolres Aceh Utara Hadiahkan Paket Umroh Kepada Personil

Selain itu korban tenggelam juga terjadi di lokasi berbeda yaitu di sungai Krueng Mane Gampong Pante Gurah Kecamatan Muara Batu Aceh Utara. Korban dilaporkan bernama Mahyuddin Ali (54) warga desa Kuala Dua peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14 .00 wib.

Informasi diperoleh Media ini kejadian terjadi pada saat Korban sedang mancing di atas jembatan perlintasan kereta api dan terpeleset jatuh kesungai yang sempat disaksikan oleh masyakat yang sedang melintasi didaerah tersebut namun tidak bisa ditolong karena arus sungai yang kencang, karena kondisi sungai yang berdekatan dengan laut, hingga saat ini korban belum ditemukan dan proses pencarian dilanjutkan besok pagi. (Syahrul)

Bacaan Lainnya

Pos terkait