DPRD Medan Bersama Muspika Razia Hotel De Paris

DPRD Medan Bersama Muspika Razia Hotel De Paris
Razia ke De Paris Hotel di Jalan Marsabut, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat, pada Sabtu (05/02/22) malam.

MEDAN | kliksumut.com – Saat Razia Hotel De Paris, Anggota DPRD Medan Bersama Muspika dan Polsek Medan Barat Serta Anggota DPRD Medan ‘Bocor’ Temukan Pengunjung Postif Covid-19.

Anggota DPRD Medan, Antonius Devolis Tumanggor serta perwakilan Warga Sei Agul bersama unsur Kecamatan dan Polsek Medan Barat melaksanakan Razia ke De Paris Hotel di Jalan Marsabut, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat, pada Sabtu (05/02/22) malam.

Namun sayangnya tim gabungan Kecamatan dan Polsek Medan Barat serta Anggota DPRD Medan Antonius bersama perwakilan warga ketika sampai dilokasi tepatnya di Lantai R atau Cello Sky Pool & Bar yang berada dilantai teratas De Paris Hotel, ternyata sudah didahului oleh Dinas Pariwisata Kota Medan.

BACA JUGA: DPRD Medan Dukung Pernyataan Jaksa Agung “Jaksa Jangan Main Proyek”

Meski demikian puluhan pengunjung yang masih berada dilokasi langsung dilakukan pemeriksaan Swab Antigen, kemudian ditemukan seorang pengunjung asal Tembung, Kabupaten Deli Serdang positif Covid-19.

Kepada wartawan, Camat Medan Barat Lilik membenarkan saat razia langsung dilakukan pemeriksaan kepada pengunjung tempat hiburan setelah diperiksa Swab Antigen hasilnya positif Covid-19.

“Razia ini karena adanya laporan keberatan dan keresahan warga akibat suara musik yang berasal dari Cello Sky Pool & Bar De Paris Hotel hingga larut malam, maka kami dari pihak kecamatan Medan Barat, bersama Polsek Medan Barat, dan Pak Antonius yang merupakan Anggota DPRD Medan langsung datang kelokasi,” ujar Lilik sembari menegaskan begitu sampai dilokasi sudah ada tim dari Dinas Pariwisata Kota Medan.

“Jadi untuk pengunjung Covid19, kita sudah mengetahui identitas dan berkordinasi dengan pihak Kabupaten Deli Serdang untuk penanganannya,” Kata nya bahwa ia akan gencar melaksanakan penertiban tempat hiburan atau cafe melebihi batas jam yang ditentukan dalam PPKM Skala Mikro, jadi langsung dibubarkan serta diberikan teguran dan sanksi kepada pemiliknya

Sementara itu, Antonius menyampaikan bahwa razia ini diduga sudah ‘bocor’ karena sesampai dilokasi para pengunjung sudah banyak berkeluaran karena sudah lebih dahulu masuk Tim dari Dinas Pariwisata Kota Medan yang berada dilokasi.

“Kita kecewa seharusnya pihak Dinas Pariwisata Kota Medan berkordinasi dan berkolaborasi dengan unsur Kecamatan, sebagaimana yang telah diinstruksikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution,” ucapnya.

Pos terkait