KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Raut bahagia dan penuh antusias tampak dari wajah para santri Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin saat mengunjungi Istana Kepresidenan Jakarta dalam program “Istana untuk Anak Sekolah”, Kamis (25/6/2026). Kunjungan edukatif ini memberikan pengalaman langka bagi para pelajar untuk melihat secara langsung pusat pemerintahan negara sekaligus mengenal lebih dekat sejarah bangsa Indonesia.
Bagi para santri, kesempatan memasuki kawasan Istana Kepresidenan Jakarta menjadi momen yang tak terlupakan. Selain dapat melihat bangunan bersejarah, mereka juga memperoleh berbagai pengetahuan baru mengenai perjalanan bangsa dan tata kelola pemerintahan.
Salah satu santri, Kanza, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengunjungi Istana Kepresidenan secara langsung.
“Menurut saya ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi hidup saya karena tidak sembarang orang bisa masuk ke sini,” ungkap Kanza.
Kunjungan tersebut menjadi pengalaman edukatif yang membuka wawasan para santri mengenai simbol-simbol kenegaraan dan peran penting Istana Kepresidenan dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Selama berada di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, para peserta diajak berkeliling untuk melihat berbagai bangunan penting, mengenal fungsi masing-masing fasilitas, serta mempelajari sejarah yang melekat pada setiap sudut kawasan istana.
Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai koleksi benda bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan panjang Republik Indonesia.
Indana, salah satu peserta lainnya, mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga yang tidak didapatkan di ruang kelas.
“Sejauh perjalanan kami ini, kami mendapatkan pelajaran yang luar biasa dari Istana Merdeka. Kita mendapatkan ilmu-ilmu yang bermanfaat dan pelajaran yang amat penting,” ujarnya.
BACA JUGA: Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis
Selain mendapatkan ilmu baru, para santri juga dibuat kagum oleh keindahan dan kemegahan kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Zahira Rania dan Syifa mengaku langsung terpesona sejak pertama kali memasuki gerbang kawasan istana.
“Tadi pas masuk gerbangnya itu sudah bagus banget, keren banget, view-nya juga bagus banget. Jadi, kami tidak menyangka bisa berada di sini,” ungkap keduanya dengan antusias.
Kesan positif tersebut menunjukkan betapa besar daya tarik Istana Kepresidenan sebagai salah satu ikon sejarah dan simbol negara Indonesia.
Tak hanya menikmati suasana istana, para peserta juga memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai struktur pemerintahan Indonesia.
Rafli, salah satu santri peserta kunjungan, mengaku baru mengetahui bahwa kawasan Istana Kepresidenan terdiri dari banyak bangunan penting yang mendukung jalannya pemerintahan negara.
“Alhamdulillah setelah kami mengelilingi Istana Presiden ternyata begitu banyak bangunan yang berdiri, tidak hanya Istana Presiden, tetapi juga Sekretariat Militer, kantor Wakil Presiden dan lainnya. Kami juga jadi mengetahui tugas dan fungsi jajaran kabinet,” tuturnya.
Pengetahuan tersebut dinilai sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap sistem pemerintahan dan kehidupan berbangsa.
Melihat manfaat besar yang diperoleh para peserta, Ustazah Meilana Sahara selaku pengajar Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin berharap program “Istana untuk Anak Sekolah” dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan bagi pelajar, khususnya santri, untuk belajar langsung mengenai sejarah, kepemimpinan, dan tata kelola pemerintahan.
“Harapan ke depannya semoga program ini terus berjalan dan berlanjut karena sangat mengedukasi kami, khususnya para pelajar dan lembaga pendidikan seperti pesantren. Kami bisa melihat lebih dekat bagaimana pemerintahan menjalankan program-programnya,” ujarnya.
BACA JUGA: 50 Tokoh Siap Jadi Penjamin Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Beri Dukungan
Program “Istana untuk Anak Sekolah” merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda agar lebih mengenal sejarah bangsa, memahami sistem pemerintahan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, para pelajar diharapkan dapat memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia, dan termotivasi untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa di masa depan. (KSC)
TIM REDAKSI







