KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini, Senin (28 September 2026), menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah. Tekanan pasar terjadi di tengah sentimen eksternal dan penerapan kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait batas minimum harga saham.
Pada pembukaan perdagangan, IHSG turun 32,14 poin atau 0,51 persen ke level 6.209,75. Indeks LQ45 juga melemah 4,17 poin atau 0,67 persen ke posisi 616,94.
Tekanan berlanjut pada perdagangan pagi. Data yang dikutip sejumlah media menunjukkan IHSG sempat bergerak di bawah level 6.200, dengan sektor teknologi menjadi salah satu sektor yang mengalami tekanan cukup besar.
BACA JUGA: Saham Hari Ini: IHSG Tertekan, Investor Cermati Perubahan Aturan BEI Mulai Senin
IHSG Pekan Lalu Melemah 3,09 Persen
Pergerakan IHSG hari ini berlangsung setelah pasar saham Indonesia mengakhiri perdagangan pekan lalu dengan tekanan cukup besar.
Pada Jumat (25/9/2026), IHSG ditutup di level 6.241,89, turun 0,90 persen. Secara mingguan, IHSG terkoreksi sekitar 3,09 persen.
Tekanan tersebut membuat pelaku pasar mencermati sejumlah level teknikal penting. Sejumlah analis memperkirakan IHSG masih akan menguji area support sekitar 6.200, sementara level resistance berada di kisaran 6.300-an hingga 6.400-an.
Aturan Baru Harga Minimum Saham Mulai Berlaku
Salah satu perhatian utama saham hari ini adalah mulai berlakunya kebijakan BEI yang menurunkan batas harga minimum perdagangan saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1.
Perubahan tersebut mulai diterapkan pada Senin (28/9/2026). Kebijakan ini memberikan ruang bagi saham yang sebelumnya berada di level Rp50 untuk bergerak di bawah harga tersebut.
Perubahan batas harga tersebut juga menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan pelaku pasar karena dapat meningkatkan volatilitas, khususnya pada saham-saham berharga rendah.
Namun, harga saham yang rendah secara nominal tidak otomatis menunjukkan bahwa saham tersebut murah secara valuasi. Investor tetap perlu memperhatikan kinerja perusahaan, fundamental, likuiditas, prospek bisnis dan risiko investasi.
Saham yang Dicermati Hari Ini
Sejumlah perusahaan sekuritas memberikan daftar saham yang dapat dicermati pada perdagangan Senin. Bloomberg Technoz mencatat BRI Danareksa Sekuritas memasukkan HRTA, UVCR dan ENRG dalam daftar saham yang diperhatikan.
Sementara itu, riset yang dikutip media lain turut mencantumkan sejumlah saham seperti ADRO, PTBA dan MDKA untuk dicermati dalam perdagangan hari ini.
Rekomendasi tersebut merupakan pandangan masing-masing analis dan bukan jaminan terhadap pergerakan harga saham.
BACA JUGA: Saham Hari Ini 24 September 2026: IHSG Terkoreksi 1,06 Persen, Investor Asing Net Sell Rp987 Miliar
Investor Perlu Mencermati Sentimen Global
Selain faktor domestik, pasar saham Indonesia juga menghadapi sentimen dari pasar global. Pergerakan harga minyak, imbal hasil obligasi Amerika Serikat, nilai tukar rupiah serta perkembangan geopolitik menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi sentimen investor.
Dengan kondisi tersebut, investor perlu mencermati perkembangan IHSG sepanjang sesi perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Disclaimer: Informasi ini merupakan berita pasar dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor dengan mempertimbangkan profil risiko dan kondisi pasar. (KSC)








