Remaja Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Taman Kebun Bunga Medan, Berawal dari Perselisihan Soal Bola

Remaja Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Taman Kebun Bunga Medan, Berawal dari Perselisihan Soal Bola
Sejumlah remaja terlibat adu mulut sesaat sebelum diduga terjadi aksi pengeroyokan terhadap seorang pemain skateboard di area Skateboard Park Taman Kebun Bunga, Kota Medan, Sabtu (1/8/2026) malam. Insiden yang dipicu perselisihan terkait bola sepak itu kini berencana dilaporkan ke pihak kepolisian. (Istimewa)

KLIKSUMUT,COM | MEDAN – Seorang remaja berinisial IW diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di area Skateboard Park Taman Kebun Bunga, Kota Medan, pada Sabtu (1/8/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah dan mengaku ditendang pada area sensitif tubuhnya hingga merasakan nyeri.

Peristiwa yang diduga dipicu persoalan sepele terkait sebuah bola sepak itu kini berencana dilaporkan ke pihak kepolisian.

Menurut keterangan IW, insiden bermula saat dirinya bersama beberapa rekannya sedang berlatih skateboard di kawasan Taman Kebun Bunga sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat mereka tengah berlatih, sebuah bola sepak tiba-tiba masuk ke area skateboard park. Bola tersebut diketahui milik sekelompok remaja yang berada di sekitar lokasi.

IW mengatakan, pemilik bola kemudian meminta agar bolanya diambilkan. Namun, permintaan itu disampaikan dengan kata-kata yang menurutnya bernada kasar.

“Si pemilik bola minta agar bolanya diambilkan, tapi dengan kata-kata kasar,” ujar IW, Minggu (2/8/2026).

Mendengar ucapan tersebut, IW bersama rekannya mengingatkan agar permintaan tolong disampaikan dengan cara yang lebih sopan tanpa menggunakan kata-kata kotor.

Tak lama kemudian, salah seorang rekan IW mengambil bola tersebut dan melemparkannya kembali kepada pemiliknya.

Bacaan Lainnya

Situasi kembali memanas ketika bola tersebut kembali masuk ke area skateboard park.

BACA JUGA: Warnet di Medan Selayang Disulap Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Satres Narkoba Polrestabes Medan Tangkap Dua Pelaku

Menurut pengakuan IW, pemilik bola kembali mengeluarkan ucapan kasar sehingga memicu adu mulut antara kedua belah pihak.

Perselisihan kemudian semakin memanas ketika ibu dari salah seorang remaja yang membawa bola datang ke lokasi dan terlibat cekcok dengan IW beserta teman-temannya.

IW menyebut, setelah itu perempuan tersebut diduga memanggil sejumlah pemuda lain ke lokasi.

Tidak lama berselang, diduga terjadi aksi pengeroyokan terhadap dirinya dan rekannya.

Korban mengaku dipukul pada bagian wajah serta ditendang di area sensitif tubuhnya hingga mengalami rasa sakit.

Aksi dugaan penganiayaan tersebut disebut sempat terekam menggunakan kamera telepon seluler milik salah seorang saksi di lokasi.

Usai kejadian, IW bersama ayahnya, Fahmy, menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polsek Medan Baru.

Fahmy mengaku tidak menerima perlakuan yang dialami anaknya.

“Identitas orang yang memukul anak saya satu orang sudah kami ketahui,” kata Fahmy.

BACA JUGA: Polrestabes Medan Gerebek 14 Sarang Narkoba dalam Sebulan, Belasan Bandar Ditangkap, Pengguna Direhabilitasi

Ia berharap aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan memproses pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Polsek Medan Baru terkait laporan maupun penanganan atas dugaan pengeroyokan tersebut. (KSC)

REPORTER: Bayu

Pos terkait