KLIKSUMUT.COM | BALI – Asia Small Business Federation (ASBF) Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 23–25 April 2026 di Denpasar, sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) di tingkat Asia.
Kegiatan ini dihadiri pengurus dari berbagai daerah di Indonesia serta delegasi dari hampir 10 negara di kawasan Asia. Forum ini menegaskan peran ASBF Indonesia sebagai jembatan penting dalam menghubungkan jejaring kewirausahaan nasional dengan ekosistem regional.
Mengusung tema “Human + Tech”, Rakernas tahun ini menitikberatkan pada sinergi antara kualitas sumber daya manusia, kekuatan budaya, serta pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan daya saing UKM, baik di tingkat lokal maupun global.
Pemilihan Bali sebagai lokasi kegiatan dinilai sangat relevan. Bali dianggap sebagai contoh sukses wilayah yang mampu berkembang tanpa bergantung pada eksploitasi sumber daya alam.
Dengan mengandalkan budaya dan kreativitas masyarakat, Bali terbukti mampu memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, khususnya melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Rakernas ASBF Indonesia 2026 dirangkai dengan berbagai agenda berskala nasional dan internasional, antara lain: Rapat Kerja Nasional, Seminar Internasional, Trade Circle (pameran tingkat Asia), Kuliah umum, Gala dinner, Penyerahan sertifikat Certified Small Business Advisor (CSBA) dan Seleksi dan pengumuman BELLA Awards tingkat nasional dan Asia
Selain itu, kegiatan juga menyoroti program Asian Youth Entrepreneurship Challenge yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan ide bisnis inovatif mereka.
Sejumlah tokoh penting turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dalam acara gala dinner.
Sementara itu, Deputi Kementerian UMKM, Bagus Rahman, hadir dalam seminar internasional sekaligus penyerahan penghargaan BELLA Awards tingkat Asia. Kehadiran pejabat daerah Bali juga memperkuat dukungan pemerintah terhadap pengembangan UKM.
BACA JUGA: ASBF Sumut Gelar Sarasehan dan BELLA Awards 2026, Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Modal
Sebagai organisasi regional, Asia Small Business Federation merupakan platform nirlaba yang mewakili organisasi usaha kecil di kawasan Asia-Pasifik. Fokus utamanya adalah mendorong kewirausahaan serta pengembangan UKM secara berkelanjutan.
Program seperti BELLA Awards menjadi bentuk apresiasi terhadap perempuan pelaku usaha di sektor pertanian berbasis keberlanjutan, sementara sertifikasi CSBA ditujukan untuk meningkatkan kompetensi pendamping UMKM secara profesional.
Delegasi Sumatera Utara Ambil Bagian
Partisipasi daerah juga terlihat dari kehadiran delegasi Sumatera Utara yang dipimpin oleh Henny Pratiwi. Turut hadir dalam rombongan antara lain Syahrani Devi, Dewi Suma, Yenny Susanti Siregar, Ernita, Zulkifli, Ema Chania, Rika (pengusaha kopra), Putri (pengusaha gula aren cair), Yuslian (pengusaha batik Nias), Zafira Nazhifa, dan Budi Febriani.
Kehadiran para pelaku usaha ini diharapkan mampu memperluas jaringan bisnis sekaligus meningkatkan kapasitas UKM daerah agar mampu bersaing di pasar internasional.
Henny Pratiwi merupakan Ketua Asia Small Business Federation Indonesia Sumatera Utara mengatakan bahwa keikutsertaan delegasi Sumatera Utara dalam Rakernas Asia Small Business Federation Indonesia menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan jejaring pelaku UMKM di tingkat internasional.
Menurutnya, tema Human + Tech sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana pelaku usaha tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak insight dan peluang kolaborasi lintas negara. Ini sangat penting untuk mendorong UMKM Sumatera Utara agar bisa naik kelas dan menembus pasar global,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing produk lokal.
“Kami berharap sepulang dari Bali, ilmu dan pengalaman yang didapat bisa kami implementasikan untuk memperkuat ekosistem UMKM di Sumatera Utara, baik dari sisi produksi, pemasaran, hingga digitalisasi usaha,” tambahnya.
Henny juga optimistis, dengan dukungan berbagai pihak dan kolaborasi berkelanjutan, pelaku UMKM Indonesia, khususnya dari Sumut, mampu bersaing di kancah internasional.
Dorong UKM Naik Kelas
Melalui Rakernas ini, ASBF Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendorong UKM “naik kelas” melalui kolaborasi lintas negara, inovasi teknologi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Momentum ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi regional menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis. (KSC)





