KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan membatasi masa kerja Komisi Reformasi Polri yang baru saja dibentuknya pada Jumat (7/11/2025). Meski tanpa batas waktu, Prabowo meminta agar komisi tersebut melaporkan hasil kerjanya setiap tiga bulan sekali.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan kepada anggota Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
“Saya tidak batasi masa kerja komisi ini. Tapi saya minta mungkin tiap 3 bulan ada laporan, kita ketemu, saudara-saudara melaporkan apa yang saudara kumpulkan,” ujar Prabowo.
Presiden menjelaskan, pembentukan komisi ini bertujuan untuk mengaji, mempelajari, dan memberikan rekomendasi kepadanya sebagai Kepala Negara. Rekomendasi tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah strategis untuk memperkuat reformasi di tubuh Polri.
“Reformasi Polri saya kira bagian yang sangat krusial, penting dari pembangunan bangsa,” tegas Prabowo.
BACA JUGA: ASN Surabaya Wujudkan Semangat Kepahlawanan Lewat Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Data
“Kita juga harus terbuka untuk mengkaji institusi-institusi lain, dan kita harus berani.”
Lebih lanjut, Prabowo tidak menutup kemungkinan bahwa evaluasi juga akan dilakukan terhadap lembaga-lembaga lain demi memperbaiki tata kelola pemerintahan. Ia menilai, Indonesia kini memiliki banyak lembaga pengawasan yang dapat menjadi mitra dalam proses reformasi.
“Kita punya banyak lembaga, ada Ombudsman. Sekarang ada banyak lembaga-lembaga pengawasan dan sebagainya,” jelasnya.
Menurut Prabowo, keberhasilan pembangunan bangsa hanya dapat terwujud jika penegakan hukum dijalankan dengan benar dan berkeadilan. Ia menekankan pentingnya kepastian hukum (rule of law) sebagai fondasi utama pemerintahan yang baik.
“Keberhasilan pembangunan bangsa terletak pada apakah bangsa itu mampu menyelenggarakan berkuasanya hukum, the rule of law. Harus ada kepastian hukum yang melahirkan keadilan,” tandas Presiden.
Pembentukan Komisi Reformasi Polri menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo berkomitmen untuk memperbaiki kinerja institusi kepolisian. Komisi ini diharapkan dapat menghadirkan kajian objektif, transparan, dan tajam demi terciptanya Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas. (KSC)
Tim Redaksi








