KLIKSUMUT.COM | SURABAYA – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Surabaya menunjukkan semangat kepahlawanan dalam pelayanan publik melalui visi “Transformasi Surabaya menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis, dan Berkelanjutan”.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat menjadi narasumber utama dalam Webinar ASN Belajar Seri 43 bertema “Semangat Kepahlawanan dalam Budaya Pelayanan”, yang digelar secara virtual, Kamis (6/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eri menekankan pentingnya kerja ASN berbasis data akurat. Sebagai fondasi utama, Pemkot Surabaya mengimplementasikan inisiatif “ONE DATA, ONE MAP, ONE POLICY”.
“ASN harus bekerja dengan data akurat dan kebijakan berbasis bukti. Dengan ini, kita bisa memastikan alokasi anggaran lebih efisien dan kebijakan yang kita ambil responsif terhadap kebutuhan warga,” ujar Wali Kota Eri.
BACA JUGA: Tokoh Intelijen dan Pendiri PKS Soeripto Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
Sistem ini didukung penuh oleh ASN di tingkat kelurahan, kecamatan, dan Perangkat Daerah (PD), yang secara aktif melakukan validasi data (tagging) pada Peta Basis Data Kewilayahan. Data yang valid ini menjadi kunci untuk menunjang 7 Prioritas Pembangunan Surabaya, termasuk menekan angka kemiskinan, pengangguran, dan stunting.
Transformasi pelayanan publik di Surabaya menunjukkan hasil luar biasa berkat digitalisasi dan dedikasi ASN. Salah satu contohnya adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola, yang mencatat 100 persen dari 115.205 berkas diproses tepat waktu.
“Pelayanan juga diperluas ke Sentra Pelayanan Publik (SPP) di berbagai lokasi untuk mendekatkan layanan ke masyarakat,” tambah Wali Kota Eri.
Tidak hanya itu, Pemkot Surabaya juga meningkatkan layanan perizinan melalui SSW ALFA (Sistem Pelayanan Terpadu), sebuah platform elektronik yang memudahkan masyarakat mengakses layanan perizinan dan non-perizinan dari mana saja. Tingginya nilai kepuasan masyarakat menjadi bukti nyata keberhasilan digitalisasi layanan publik.
BACA JUGA: Aceh Jadi Inspirasi: Indonesia Berencana Fasilitasi Dialog Perdamaian Myanmar
Menurut Wali Kota Eri, peran ASN tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga terlibat langsung dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Intervensi yang dilakukan mencakup pemberian bantuan usaha, penyaluran pekerjaan sesuai potensi wilayah, hingga program pengentasan kemiskinan, pengangguran, dan stunting.
“Mempercepat transformasi penciptaan SDM unggul dan berkarakter adalah misi kami. Keberhasilan Surabaya menuju kota dunia ditentukan oleh seberapa cepat dan akurat ASN bergerak. Ini adalah semangat kepahlawanan kita hari ini,” tegas Wali Kota Eri.
Dengan pendekatan digitalisasi terintegrasi, setiap perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program dilakukan secara tepat sasaran, memastikan manfaat langsung dirasakan oleh masyarakat.








