KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Setelah lebih dari 17 tahun berkiprah di industri musik Tanah Air, ASBAK Band kembali menunjukkan eksistensinya lewat single terbaru berjudul “Kapal Terbang”. Lagu ini resmi dirilis pada April 2024 dan sudah dapat dinikmati di berbagai platform digital serta kanal YouTube Ascada Musik.
Band asal Jakarta yang berdiri pada 13 Januari 2008 ini dikenal dengan warna musik pop rock dan pop melayu yang khas. Meski telah mengalami perubahan formasi, semangat bermusik mereka tidak pernah padam. Kini, ASBAK Band diperkuat oleh lima personel: Jovan (vokal), Capoenk (gitar), Gupis (drum), Gondray (bass), dan Cepi (keyboard).
Dalam proses kreatif single “Kapal Terbang”, para personel mengaku diberi kebebasan penuh oleh produser untuk bereksperimen. Mereka mencoba memadukan elemen akustik, distorsi, dan drive dengan nuansa medium beat yang enerjik, namun tetap mempertahankan karakter pop yang mudah diterima oleh pecinta musik Indonesia.
“Kami diberi ruang untuk mengekspresikan imajinasi bermusik, tapi tetap menjaga kualitas dan nilai komersial di setiap karya,” ungkap Capoenk, gitaris ASBAK Band.
Secara musikal, lagu ini menghadirkan semangat baru ASBAK Band untuk terus berkembang tanpa meninggalkan jati diri mereka.
BACA JUGA: Kisah Peterpan: Dari Warung Sate Kelinci ke Puncak Tangga Musik Indonesia
Lirik “Kapal Terbang” mengandung pesan kuat tentang tekad, ambisi, dan kebebasan dalam mengejar mimpi. Lagu ini menjadi simbol harapan bagi siapa pun yang berjuang meraih kebahagiaan dan kesuksesan. Dengan narasi yang emosional dan aransemen yang ringan, lagu ini mudah diterima oleh pendengar dari berbagai kalangan.
“Lagu ini kami persembahkan untuk semua orang yang masih berjuang mewujudkan mimpi-mimpinya. Semoga bisa memberi semangat dan inspirasi,” ujar Jovan, vokalis ASBAK Band.
Sejak awal berdirinya, ASBAK Band telah dikenal lewat album debut “Membuatmu Cinta Padaku” dan berbagai single hits seperti “Menguras Hati”, yang menceritakan tentang kekecewaan dan pengkhianatan dalam cinta. Lagu tersebut menjadi salah satu karya paling populer dan membuktikan kemampuan band ini dalam menyentuh emosi pendengarnya.
Meski tren musik terus berganti, ASBAK Band tetap berkomitmen menghadirkan karya yang relevan. Mereka juga aktif merilis single secara digital agar bisa menjangkau pendengar muda di era streaming musik.
“Kami ingin tetap bisa diterima masyarakat tanpa kehilangan identitas musik kami,” tambah Jovan.
Lebih dari satu dekade perjalanan, ASBAK Band tetap konsisten menjaga eksistensi di tengah persaingan industri musik Indonesia. Mereka percaya bahwa selama masih ada pendengar yang menantikan karya mereka — terutama Asbak Family, sebutan untuk para penggemar setia semangat untuk terus berkarya tidak akan pernah padam.
“Beberapa single terbaru kami sudah bisa dinikmati di semua platform digital dan kanal YouTube ASCADA MUSIK. Meski pandemi sempat menghambat, kami tidak ingin berhenti berkarya,” tutup Jovan. (KSC)
Tim Redaksi





