KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG – Petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki seorang pengedar sabu saat proses penangkapan di wilayah Bagan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (3/5/2026) malam.
Pelaku berinisial MSL (41), warga Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, dilumpuhkan setelah melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri dari kejaran petugas. Tak hanya itu, pelaku juga sempat memprovokasi warga di Desa Cinta Rakyat untuk menyerang aparat kepolisian.
Dalam operasi tersebut, polisi turut mengamankan satu orang lainnya berinisial ZH (54), yang diketahui merupakan rekan pelaku dan berasal dari wilayah yang sama.
Kasus ini berhasil diungkap setelah tim Satres Narkoba melakukan pengintaian dan pengejaran intensif selama dua hari. Kedua pelaku diketahui kerap beroperasi di kawasan Bagan Percut Sei Tuan yang selama ini dikenal rawan peredaran narkotika.
BACA JUGA: Diduga Curi Besi di Medan Marelan, Pria Diamuk Massa, Kepling Alami Luka Saat Amankan Pelaku
Kasat Res Narkoba Rafli Yusuf Nugraha menyebutkan bahwa pihaknya telah lama memantau aktivitas kedua pelaku.
“Bagan Percut termasuk kawasan rawan narkoba. Namun, kami berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti sabu seberat 100 gram atau 1 ons,” ungkapnya, Senin (4/5/2026).
Menurut Rafli, tindakan tegas berupa penembakan dilakukan karena MSL mencoba melawan saat hendak diamankan. Pelaku berupaya kabur sehingga petugas mengambil langkah terukur untuk melumpuhkannya.
“Kami pastikan tidak ada ruang sekecil apa pun bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan. Kami ingatkan, pelaku lain yang masih berani mengedarkan narkoba akan kami tindak tegas dan keras, terlebih jika mencoba melawan petugas,” tegasnya.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara barang bukti sabu seberat 100 gram turut disita guna kepentingan penyidikan.
BACA JUGA: Satres Narkoba Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba di Mangkubumi
Wilayah Percut Sei Tuan, khususnya Bagan Percut, kembali menjadi sorotan aparat penegak hukum karena kerap disebut sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba di Sumatera Utara.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan guna memberantas jaringan narkotika yang masih beroperasi di wilayah tersebut. (KSC)
REPORTER: Bayu





