Pembangunan di SMAN 1 Sorkam Diduga di Mark Up, Ketua Komite Berang Sebut LSM Tujuannya Uang

Pembangunan di SMAN 1 Sorkam Diduga di Mark Up, Ketua Komite Berang Sebut LSM Tujuannya Uang
Gedung Sekolah SMA N 1 Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah.

TAPTENG | kliksumut.com Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan di SMA N 1 Sorkam, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, harusnya Kepala Sekolah lebih transparan kepada awak media selaku control sosial bukan malah menghindar.

Diduga dalam pembangunan Laboratorium, Ruang Guru dan ruang kelas baru (RKB) pada tahun 2020, diduga kepala sekolah melakukan Mark up dengan merugikan keuangan Negara.

Seperti pembuatan ruang Laboratorium sebesar Rp. 365.500.000, diduga di mark up mencapai Rp. 100.000.000,-. Untuk pembangunan ruang guru (RG) Rp. 436.199.000,- diduga di mark up Rp. 149.000.000,- dan untuk Ruang kelas baru (RKB) sebesar Rp. 466.200.000, diduga di mark up mencapai 131.000.000,.

BACA JUGA: Saat Berteduh Sepasang Pelajar Dihantam Petir di Tapteng

Hal itu adalah hasil dari Investigasi dari lembaga Koalisi LSM Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK). Dalam laporan itu diduga Kepala Sekolah SMA N1 Sorkam, berinisial S. Merugikan Keuangan Negara mencapai total Rp. 380.000.000,-.

“Harusnya pihak sekolah lebih transparan bukan malah menghindar, berarti pihak sekolah di SMA N 1 Sorkam diduga melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme. Ketika dikonfirmasi Kepala sekolah selalu menghindar,” kata Ketua LSM AMAK, Steven Pasaribu, Senin (17/01/2022).

Ketua Komite SMA N 1 Sorkam Arogan

Sementara Ketua Komite SMA N 1 Sorkam saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (17/1/2022) mengatakan. Kalau memang ada yang menyalahi suruh saja diperiksa. Karena menurut ketua Komite banyaknya Ormas dan LSM yang sudah melaporkan.

“Adukan ke Kejaksaan, lama-lama matilah anak orang. Konfirmasi itu tujuannya kesitunya itu? Saya juga dulu PERS di Tempo, gak usah kelen telepon aku lagi, aku sudah bosan. Cari saja dia (Kepsek) gak urusanku lagi itu tolonglah ya jangan bikin sakit kepala ku ya,” kata Ketua Komite SMA N 1 Sorkam.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: 30 Personil dan ASN Polri Kenaikan Pangkat di Polres Tapteng

Kepala Komite juga mengutarakan, bahwa Kepala Sekolah mau mengundurkan diri. “Mungkin dia ke Medan mau mengundurkan diri dia itu,” ucap yang mengaku Ketua Komite.

Ketua Komite tersebut juga menuding bahwa LSM kinerjanya seperti Kejaksaan dan Pengadilan menghakimi. “Bayangkanlah hebat-hebatnya LSM ini luar biasa, gak bisa lagi orang membangun berfikir untuk maju kedepan tidak zamannya lagi ini,” koarnya.

Ketua Komite juga menyebutkan. “Jangan lagi telpon kemari, dia aja telepon. Saya berjuang disini bukan untuk mencari uang saya disini. Kelen buru dia tujuannya uang apapun ceritanya tujuannya uang,” timpal Ketua Komite. (Benny)

Pos terkait