KLIKSUMUT.COM | KARO ~ Perayaan Natal selalu menjadi momen refleksi untuk memperkuat nilai kasih, persaudaraan, toleransi, serta semangat kebersamaan. Natal tahun ini membawa keteduhan dan semangat baru bagi jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Kota Berastagi.
Lebih dari seribu jemaat GBKP Kota Berastagi merayakan Natal 2025 dengan mengikuti pawai dan karnaval di pusat kota Berastagi, Kamis (25/12). Kegiatan berawal dari Gereja GBKP sebagai titik kumpul dan mengelilingi kota Berastagi dengan pengawalan ketat dari jajaran Polres Tanah Karo.
BACA JUGA: 111 Warga Binaan Nasrani Dapat Remisi Natal 2025 di Lapas Batam
Pawai dan Karnaval Meriah
Sebanyak 17 sektor PJJ mengikuti pawai karnaval dengan antusiasme tinggi. Setelah menempuh rute keliling kota, rombongan kembali ke titik kumpul di Gereja GBKP Kota Berastagi. Selain pawai, gereja juga menggelar berbagai kegiatan lain, termasuk lomba koor dan vokal grup yang melibatkan 15 sektor.
Jemaat GBKP Kota Berastagi, Namkiang Sembiring, menyebutkan Natal tahun ini, Hikmat GBKP Runggun Berastagi mengambil tema “Meriah Ukur Ngidah Perbahanan Tuhan”.
“Sedangkan subtema; “Kerehen Kristus Ku Doni Enda Maba Keriahen Ku Manusia,” ujarnya.
BACA JUGA: Natal di Tengah Duka Tapteng: Kehangatan Rendang Padang dari Sumbar
Pengamanan Ketat Polres Karo
Polres Karo menerapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas selama pawai berlangsung.
Wakapolres Karo, Kompol Gering Damanik, S.H., memimpin langsung pengaturan dan pengamanan arus kendaraan di sejumlah titik yang dilalui peserta. Personel ditempatkan pada persimpangan dan ruas jalan utama untuk mencegah kemacetan serta menjamin keselamatan masyarakat.
“Kami melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional, menutup dan mengalihkan arus pada titik tertentu saat rombongan melintas. Prioritas kami adalah kelancaran kegiatan sekaligus keselamatan pengguna jalan,” tegasnya. (KSC)
REPORTER: Herman Harahap








