Masyarakat Kecam Wali Kota Medan Gelapkan Kota Medan

MEDAN | kliksumut.com – Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution mendapat Kecamatan keras dari masyarakat kota Medan. Kecaman ini dikarenakan instruksi memadamkan lampu Penerangan jalan umum (LPJU) membuat masyarakat menjadi tidak aman.

Kecaman ini tampak ramai dilangsir masyarakat melalui laman-laman komentar di sejumlah media sosial.

“Bukan tambah aman, malah buat jalan orang membuat kejahatan, gimanala kebijakan pak bos ini,” ungkap salah seorang pemilik akun di media sosial Instagram.

BACA JUGA: Wali Kota Resmikan Rumah adat Melayu dan Pelatihan Tenun Kain Songket

Bahkan mereka juga mengatakan kebijakan mematikan lampu jalan ini merupakan kebijakan dzolim dan tidak berprikemanusiaan.

Bahkan ada juga mengatakan bahwa kebijakan ini membuat mati rakyat dan juga kebijakan yang tidak bermanfaat.

Apalagi masyarakat semakin geram karena dua hari pasca padamnya lampu jalan ini tindakan kriminalitas begal terjadi seperti di jalan Halat Medan. Beruntungnya aksi begal tersebut berhasil digagalkan masyarakat dan ditemukan dari tangan begal tersebut telah membawa parang.

Salah seorang masyarakat kota Medan, Andi mengatakan kebijakan mematikan lampu ini bukan kebijakan yang Arif. Selain sudah memportal jalan yang menyulitkan masyarakat, mematikan LPJU justru makin memperparah beban masyarakat. Masyarakat semakin tidak diberi rasa aman.

“Sebelum bertindak sebaiknya dipikirkan dulu dampak negatif dan positifnya,” katanya pada Jumat (16/7) sambil meminta pemerintah kota Medan memikirkan ulang kebijakan yang dinilainya berpotensi membuat masyarakat pelan-pelan mati.

BACA JUGA: Wali Kota Medan Sampaikan Nota Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020

Begitu juga kata Rina Warga Medan ini bahwa kebijakan mematikan LPJU hanya menambah masalah baru, sebab bisa menimbulkan tindakan kriminal. “Kasihanilah orang orang yang masih berada di luar/jalanan untuk kepentingan tertentu. Jangan egois pemerintah,” katanya.

Ucapnya lagi, masyarakat sudah dibatasi pergerakannya dengan penyekatan jalan dan ditutupnya usaha-usaha, jangan lagi masyarakat ditambahi beban dengan pemadaman LPJU. Jangan buat masyarakat makin menderita.

Sementara itu, awalnya pemadaman LPJU ini hanya diinstruksikan 21 titik termasuk taman-taman kota namun kemarin diinformasikan bertambah lagi. (tim)

Pos terkait