Menurut Retno, kerja sama antara Bio Farma dengan Baylor College of Medicine untuk pengembangan bahan baku vaksin platform protein rekkombinan sudah memasuki uji pra-klinis. Pengembangan itu akan segera memasuki tahap uji klinis yang diperkirakan selesai pada tahun ini.
Pada pertemuan tersebut, dilakukan penandatanganan amandemen pertama dalam perjanjian kerja sama antara Bio Farma dengan Baylor College of Medicine. Dalam amandemen tersebut, ditambahkan klausul kerja sama pengembangan bahan baku vaksin untuk multi varian virus COVID-19, termasuk varian Delta.
BACA JUGA: Presiden Jokowi : Jangan Lakukan Penyetokkan Vaksin
Selain itu, kedua pihak juga meneken nota kesepahaman tentang kemitraan strategis yang akan memperkuat kerja sama di luar pengembangan vaksin COVID-19, termasuk kerja magang bagi peneliti Indonesia di Baylor College of Medicine.
Produksi Vaksin COVID
Pada jumpa pers itu, Pahala Nugraha Mansury mengatakan kolaborasi antara Kementerian BUMN dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan sangat penting.
“Diharapkan di tahun 2022, sesuai arahan Bapak Presiden, Indonesia sudah bisa memiliki vaksin COVID-19 yang diproduksi di dalam negeri. Ini tentunya suatu respons yang sangat strategis, bagaimana Indonesia bisa memiliki vaksin dan diproduksi di Indonesia sendiri,” ujar Pahala.
Dari Houston malam ini waktu setempat, Menteri Luar negeri retno Marsudi terbang ke Kota New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-76. (voa)








