Lakukan Pengembangan Vaksin, Bio Farma Teken Kerja Sama dengan Dua Perusahaan Amerika

Lakukan Pengembangan Vaksin, Bio Farma Teken Kerja Sama dengan Dua Perusahaan Amerika
Seorang karyawan bagian produksi vaksin Covid-19 di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, 12 Agustus 2020. (Foto: Bayu Ismoyo/ AFP)

Menurut Retno, kerja sama antara Bio Farma dengan Baylor College of Medicine untuk pengembangan bahan baku vaksin platform protein rekkombinan sudah memasuki uji pra-klinis. Pengembangan itu akan segera memasuki tahap uji klinis yang diperkirakan selesai pada tahun ini.

Pada pertemuan tersebut, dilakukan penandatanganan amandemen pertama dalam perjanjian kerja sama antara Bio Farma dengan Baylor College of Medicine. Dalam amandemen tersebut, ditambahkan klausul kerja sama pengembangan bahan baku vaksin untuk multi varian virus COVID-19, termasuk varian Delta.

BACA JUGA: Presiden Jokowi : Jangan Lakukan Penyetokkan Vaksin

Selain itu, kedua pihak juga meneken nota kesepahaman tentang kemitraan strategis yang akan memperkuat kerja sama di luar pengembangan vaksin COVID-19, termasuk kerja magang bagi peneliti Indonesia di Baylor College of Medicine.

Produksi Vaksin COVID

Pada jumpa pers itu, Pahala Nugraha Mansury mengatakan kolaborasi antara Kementerian BUMN dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan sangat penting.

“Diharapkan di tahun 2022, sesuai arahan Bapak Presiden, Indonesia sudah bisa memiliki vaksin COVID-19 yang diproduksi di dalam negeri. Ini tentunya suatu respons yang sangat strategis, bagaimana Indonesia bisa memiliki vaksin dan diproduksi di Indonesia sendiri,” ujar Pahala.

Ia menuturkan kerja sama kemitraan yang diteken Bio Farma dan Baylor College of Medicine sangat strategis karena mengizinkan adanya program magang bagi peneliti Indonesia, pertukaran informasi, hingga pengembangan vaksin.

Dari Houston malam ini waktu setempat, Menteri Luar negeri retno Marsudi terbang ke Kota New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-76. (voa)

Pos terkait