KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024. Terbaru, KPK menggeledah rumah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), yang berlokasi di Jakarta Timur.
Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik menyita sejumlah penting dan barang bukti elektronik (BBE) yang diduga berkaitan langsung dengan kasus yang tengah diusut.
Dari penggeledahan yang tim lakukan di rumah Saudara YCQ, tim mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (15/8/2025).
Menurut Budi, semua bukti elektronik yang disita akan dan dianalisis mendalam untuk menggali informasi penting yang bisa mengungkap alur korupsi ini lebih jelas.
“Nanti akan dibuka isinya. Tentu informasi yang ada di dalam BBE sangat berguna bagi penyidik untuk menelusuri informasi yang dicari,” jelasnya.
BACA JUGA: KPK Tidak Berani Mengejar Pemberi Perintah Kepada Topan?
Sebelumnya, KPK juga telah resmi Yaqut Cholil Qoumas bepergian ke luar negeri selama 6 bulan ke depan. Dua nama lain yang ikut dicegah adalah IAA dan FHM, yang juga terkait dalam penyidikan kasus ini.
“Pada tanggal 11 Agustus 2025, KPK telah mengeluarkan surat larangan bepergian ke luar negeri terhadap tiga orang: YCQ, IAA, dan FHM,” ungkap Budi dalam keterangannya, Selasa (12/8/2025).
Tak hanya itu, kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan menembus angka fantastis lebih dari Rp 1 triliun. Angka tersebut berasal dari hitungan awal internal KPK dan telah didiskusikan bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Tentu nanti BPK akan menghitung secara lebih detil lagi,” kata Budi.
Saat ini, perkara masih berada dalam tahap penyidikan. KPK telah mengeluarkan surat perintah penyidikan umum (sprindik), namun belum menetapkan tersangka secara resmi.
BACA JUGA: KPK Panggil Rektor USU Soal Korupsi Pembangunan Jalan di Sumut
Kasus dugaan korupsi kuota haji ini menjadi sorotan publik, mengingat pentingnya pelaksanaan ibadah haji bagi umat Islam dan besarnya anggaran yang dikelola negara untuk memberangkatkan jemaah ke Tanah Suci.
KPK berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menyeret siapa pun yang terbukti terlibat ke meja hijau. (KSC)








