Kebakaran di Medan Perjuangan, Rumah Lansia 93 Tahun Ludes 99 Persen Dilalap Api

Kebakaran di Medan Perjuangan, Rumah Lansia 93 Tahun Ludes 99 Persen Dilalap Api
Peristiwa kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Sentosa Lama, Gang Antara, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (10/4/2026) pagi. Satu unit rumah semi permanen milik seorang lansia dilaporkan nyaris habis terbakar.

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Peristiwa kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Sentosa Lama, Gang Antara, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (10/4/2026) pagi. Satu unit rumah semi permanen milik seorang lansia dilaporkan nyaris habis terbakar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh isi rumah milik Latifah (93), sehingga warga sekitar sempat panik melihat kobaran api yang terus membesar di kawasan padat tersebut.

Bacaan Lainnya

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian dengan sejumlah armada untuk melakukan pemadaman.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat Ruko Cat di Marelan Medan, 1 Pekerja Tewas dan 2 Luka Bakar

Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Salah seorang warga setempat, Dodi Syahputra, menyebutkan bahwa rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen.

“Objek yang terbakar satu unit rumah semi permanen dengan persentase terbakar mencapai 99 persen,” ujarnya.

Dodi juga memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat hampir seluruh bagian rumah beserta isinya hangus terbakar.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat di Medan Perjuangan, Tiga Rumah Warga Hangus Dilalap Api

Terkait penyebab kebakaran, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik atau arus pendek. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat yang rentan terhadap penyebaran api secara cepat. (KSC)

REPORTER: Bayu

Pos terkait