Kamikaze: Legenda Heavy Metal Indonesia dari Surabaya

Kamikaze: Legenda Heavy Metal Indonesia dari Surabaya
Kamikaze (foto/ist)

KLIKSUMUT.COM – Nama Kamikaze kembali menggema di kancah musik cadas Tanah Air. Band heavy metal asal Kota Pahlawan ini dikenal sebagai salah satu pelopor musik metal Indonesia sejak era 1980-an, dengan perjalanan panjang penuh dinamika, prestasi, hingga kehilangan.

Kamikaze dibentuk pada tahun 1985 oleh lima mahasiswa di Surabaya yang awalnya bertujuan mengikuti festival rock di Sidoarjo, Jawa Timur. Formasi awal terdiri dari Putut Natallow (vokal), Sugeng Bogenk (gitar/bass), Aries Syafrudin (gitar), Otik (gitar), dan Niki Gita Laksanawan (drum).

Dalam perjalanannya, formasi band mengalami beberapa perubahan. Masuknya Erwin Gombolla memperkuat identitas musikal Kamikaze. Mereka pun mulai aktif tampil di berbagai panggung, termasuk di Taman Remaja Surabaya (TRS), dengan membawakan lagu-lagu band metal dunia yang sedang populer saat itu.

Nama Kamikaze mulai dikenal luas ketika berhasil menjadi finalis dalam Festival Rock Se-Indonesia ke-V yang diselenggarakan oleh Log Zhelebour pada tahun 1989. Dari ajang tersebut, mereka merilis single legendaris berjudul “Racun Neraka” yang hingga kini masih dikenang oleh para pecinta musik rock.

BACA JUGA: Kahitna: Legenda Musik Indonesia dengan Harmoni Cinta yang Tak Lekang oleh Waktu

Kesuksesan berlanjut saat mereka meraih posisi ketiga dalam Festival Rock Se-Indonesia versi Lewi Yahya. Lagu seperti “Dewa Angin” dan “Ranting” semakin mengukuhkan posisi Kamikaze di skena metal nasional.

Pada tahun 1992, Kamikaze memasuki masa vakum setelah salah satu personelnya keluar. Para anggota kemudian fokus pada pendidikan dan karier masing-masing di luar musik.

Band ini sempat bangkit kembali pada tahun 2000, namun harus kembali terhenti setelah wafatnya vokalis utama Putut Natallow pada 2007, disusul gitaris Aries Syafrudin pada 2009. Kehilangan ini menjadi pukulan besar bagi perjalanan Kamikaze.

Bacaan Lainnya

Semangat bermusik tak padam. Pada tahun 2011, Kamikaze kembali bangkit dengan formasi baru yang terdiri dari Niki Gita (drum), Doni Topeng (gitar), Ambar Kasun (gitar), Rayrolfa (bass), dan Amir Amroe (vokal).

BACA JUGA: Base Jam: Perjalanan Panjang Band Pop Rock Legendaris Indonesia Sejak 1994

Kemudian pada 2014, Sugeng Bogenk kembali bergabung menggantikan Ambar Kasun, memperkuat formasi yang kini dikenal hingga saat ini.

Dengan formasi terbaru yang solid, Kamikaze terus menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia. Mereka tidak hanya menjadi simbol nostalgia, tetapi juga inspirasi bagi generasi baru pecinta heavy metal.

Perjalanan panjang Kamikaze membuktikan bahwa dedikasi, semangat, dan kecintaan terhadap musik mampu membuat sebuah band bertahan melintasi zaman, bahkan setelah menghadapi berbagai tantangan besar. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait