KLIKSUMUT.COM | JAMBI – Warga dan pemilik usaha di wilayah Jambi Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian handphone (HP) yang dilakukan komplotan pelaku dengan modus berpura-pura menjadi pembeli.
Aksi pencurian tersebut terjadi di sebuah toko 24 jam yang berada di Jalan Panglima Polim, kawasan Rajawali (Kasang), Jambi Timur, pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku berjumlah tiga orang dan datang menggunakan sepeda motor bebek berwarna hitam dari arah Kelurahan Tanjung Pinang, Jambi Timur.
BACA JUGA: Tawuran Dua Ormas Pecah di Belawan, Polisi Amankan Pria Bawa Sajam
Modus yang digunakan terbilang rapi. Salah seorang pelaku berpura-pura mengisi bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp5.000, sementara dua rekannya menunggu di dekat dispenser pom mini.
Setelah itu, pelaku utama mendekati area toko dengan alasan meminta api untuk menyalakan rokok. Tidak berhenti sampai di situ, pelaku juga berpura-pura membeli jajanan untuk mengalihkan perhatian penjaga toko.
Saat melihat sebuah handphone tergeletak di atas meja kasir, pelaku langsung mengambilnya menggunakan tangan kiri dan memasukkannya ke dalam saku belakang celana. Aksi tersebut dilakukan ketika penjaga toko sedang berada di bagian depan melayani pengisian BBM.
Pelaku kemudian tetap bersikap tenang dengan menanyakan harga jajanan yang hendak dibeli agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Beberapa saat kemudian, setelah transaksi pengisian BBM selesai, pelaku bersama rekannya langsung meninggalkan lokasi. Ketika penjaga toko kembali ke meja kasir, handphone miliknya sudah tidak berada di tempat semula.
Setelah dilakukan pengecekan melalui rekaman CCTV, terlihat jelas bahwa handphone tersebut telah diambil oleh salah satu pelaku.
Pemilik toko, Lia, mengaku mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah akibat peristiwa tersebut.
“HP itu dulu saya beli baru sekitar Rp3 jutaan. Setelah dicek CCTV, memang terlihat diambil pelaku,” ujarnya.
Menurut keterangan korban, ketiga pelaku masih berusia muda dan saat beraksi mengenakan pakaian berwarna hitam. Mereka juga menggunakan sepeda motor bebek berwarna hitam sebagai sarana melancarkan aksi pencurian.
BACA JUGA: Jembatan Gentala Arasy, Ikon Wisata Kota Jambi yang Memukau di Atas Sungai Batanghari
Korban berharap para pelaku memiliki itikad baik untuk mengembalikan barang yang telah dicuri. Jika tidak, dirinya berencana memviralkan rekaman CCTV tersebut sekaligus melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Masyarakat, khususnya pemilik toko dan pelaku usaha yang beroperasi hingga larut malam atau 24 jam, diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak meletakkan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau oleh orang tidak dikenal.
Aksi pencurian dengan modus berpura-pura berbelanja seperti ini diduga mulai marak terjadi di wilayah Jambi Timur sehingga kewaspadaan menjadi langkah utama untuk mencegah terjadinya korban berikutnya. (KSC)
Reporter: Dalil Harahap








