Gubsu dan Bupati Deli Serdang Lakukan Ground Breaking Kota Deli Megapolitan, Pensiunan PTPN II Lakukan Aksi

LABUHAN DELI | kliksumut.com – Mengetahui adanya informasi Gubernur Sumatera Utara, Edy Ramahyadi dan Bupati Deli Serdang, Ansari Tambunan melakukan Ground Breaking Kota Deli Megapolitan, Selasa (9/3/2021) di Dusun I, Desa Helvetia, Labuhan Deli, Deli Serdang, Sumatera Utara, Para pensiunan melakukan aksi membentangkan spanduk di depan pintu masuk proyek Kota Deli Megapolitan.

Aksi yang dilakukan para pensiunan dengan membentang spanduk dengan berisikan dengan kalimat “Memprihatikan Demi Bangun Perumahan Mewah Deli Megapolitan Rumah Para Pensiunan Digusur Paksa oleh PTPN II, Bapak Jokowi & Gubernur Sumut Tolong Kami !!!”, dan juga kalimat “PTPN II & PT. Ciputra Melakukan Keputusan Sepihak & Semena-mena Tanpa Ada Proses Hukum & Keputusan Pengadilan Mereka Telah Mengebiri Hak-hak Kami !!”.

Baca juga: Polsek Medan Area Sapu Bersih Lokasi Judi di Jalan Mandala



Bahkan acara Ground Breaking yang dihadiri petinggi Sumatera Utara dan Deli Serdang ini, dilihat dari luar pintu masuk melakukan pelepasan balon sebagai tanda bahwa dilakukan Ground Breaking untuk proyek Kota Deli Megapolitan dengan didampingi beberapa bendera pihak swasta atau pihak ketiga dari PT. Ciputra di sepanjang jalan masuk dengan dikawal oleh berpakaian TNI lengkap menggunakan senjata laras panjang.

Sementara itu, salah seorang pensiunan bernama Masidi yang melakukan aksi di depan pintu proyek Kota Deli Megapolitan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa mereka membutuhkan keadilan di negeri ini, bahkan meminta Presiden Jokowi agar memberikan keadilan seadil-adilnya.

Baca juga: Walikota Medan Pastikan Program Vaksinasi Lancar


“Bapak Presiden Jokowi, kami minta perlindungan dari Bapak… sebab para pentinggi di Sumatera Utara sudah tidak memperdulikan rakyatnya seperti kami para pensiunan yang sudah puluhan tahun tinggal disini,” jelas Masidi kepada sejumlah wartawan.

Bahkan Masidi bersama para pensiunan yang didampingi LBH Medan juga mengungkapkan akan tetap mempertahankan rumah mereka sebelum ada kepastian yang jelas dari Pemprovsu bahkan PTPN II.

Bacaan Lainnya

Pos terkait