CEO IDH Fitrian Ardiansyah mengatakan, permintaan global untuk komoditas pertanian yang diproduksi secara berkelanjutan terus meningkat. Pemerintah, swasta dan sektor publik mulai menempatkan komitmen keberlanjutan dalam agendanya.
“Yayasan IDH membantu dalam memfasilitasi implementasi komitmen yang dibuat oleh para pemangku kepentingan, misalnya antara pemerintah dan end-buyer, growers, dan petani swadaya,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Karo Bersama Kapolres dan Dandim 0205 Sidak Ke Balai Desa Kabanjahe
Untuk Sumut, IDH tertarik mengembangkan ekonomi hijau pada bidang kelapa sawit dan kebun kopi. IDH akan melakukan pelatihan petani, peningkatan kapasitas, persiapan sertifikasi, perencanaan penggunaan lahan, tata kelola hutan hingga alternatif agroforestri.
Turut hadir pada pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) R Sabrina, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut Tengku Amri Fadli, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar dan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Basarin Yunus Tanjung. (Wl)








