KLIKSUMUT.COM | TAPANULI TENGAH ~ Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tapanuli Tengah menegaskan sikap tegas untuk menjaga independensi dan kedaulatan Nahdlatul Ulama (NU) dari segala bentuk intervensi pihak luar.
Sekretaris GP Ansor Tapteng, Madayansyah Tambunan, menyampaikan bahwa NU merupakan organisasi keagamaan yang mandiri dan berdaulat dalam menentukan arah kepemimpinan serta kebijakan internalnya.
“Seluruh proses organisasi harus berjalan sesuai mekanisme dan tradisi jam’iyah NU,” tegasnya.
BACA JUGA: PCINU Malaysia Gandeng Lazisnu Medan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir
Soroti Dugaan Campur Tangan Pihak Eksternal
Madayansyah juga menyayangkan munculnya dugaan campur tangan pihak luar dalam proses pencalonan Ketua Tanfidziyah NU Tapteng. Ia menilai keterlibatan pihak yang tidak memiliki rekam jejak khidmah, proses kaderisasi, maupun keterikatan struktural di lingkungan NU berpotensi mencederai marwah organisasi.
“NU bukan organisasi yang dibangun secara instan. NU lahir dari tradisi panjang, sanad keilmuan, proses kaderisasi, serta pengabdian para ulama dan kadernya,” ujarnya.
Kepemimpinan NU Harus Lahir dari Kader Sendiri
Madayansyah menegaskan bahwa pemimpin NU harus figur yang telah berproses dan berkhidmah di dalam organisasi. Menurutnya, calon pemimpin NU wajib memahami kultur dan tradisi jam’iyah, loyal terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, serta mengikuti kaderisasi yang sah dan berjenjang.
BACA JUGA: PC NU Menyatakan Siap Dukung Pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Asahan
“NU tidak boleh dijadikan alat kepentingan politik maupun kekuasaan. Proses kepemimpinan harus berjalan secara murni dari internal NU, tanpa intervensi dari pihak mana pun,” tambahnya.
Komitmen Jaga Marwah dan Persatuan
Meski bersikap tegas dalam menjaga kedaulatan NU, GP Ansor Tapteng tetap menjunjung tinggi nilai toleransi, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama.
BACA JUGA: GP Ansor Siap Dampingi Gus Yaqut Hadapi Kasus Haji Tambahan
Madayansyah juga menyampaikan penghormatan kepada seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat yang selama ini turut menjaga keharmonisan di Tapteng.
Namun, ia menegaskan bahwa dalam urusan internal organisasi, NU harus berdiri sepenuhnya di atas kedaulatan warganya sendiri.
“Gerakan Pemuda Ansor Tapanuli Tengah berkomitmen menjaga marwah NU demi kemaslahatan umat, keutuhan jam’iyah, dan persatuan bangsa,” pungkasnya. (KSC)
REPORTER: Benny Setiawan








