KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan perlunya tindak lanjut serius terkait penemuan kayu gelondongan yang terseret banjir di Sumatera Utara (Sumut). Temuan tersebut viral di media sosial dan memicu dugaan adanya praktik illegal logging di wilayah tersebut.
Eddy meminta aparat penegak hukum (APH) untuk menelusuri secara menyeluruh asal-usul kayu bulat yang terlihat jelas terbawa arus banjir.
“Perlu adanya tindak lanjut dari permasalahan yang kita lihat, adanya kayu gelondongan yang sudah sangat nyata di depan mata kita. Sumbernya dari mana?” ujarnya saat menghadiri acara CIFP 2025 di Jakarta Selatan, Sabtu (29/11/2025).
BACA JUGA: Viral Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumut
Eddy menjelaskan, apabila kayu gelondongan tersebut berasal dari sumber legal, APH dapat menelusuri melalui dokumen perizinan dan kegiatan operasional pemilik kayu.
“Kalau itu adalah sumber legal, kita bisa telusuri dari perizinannya, dari kegiatan-kegiatannya yang dilakukan secara sah,” tambahnya.
Namun bila terbukti kayu tersebut berasal dari aktivitas ilegal, Eddy menilai harus ada tindakan tegas sebagai efek jera.
“Kalau ternyata itu dilakukan di luar jalur hukum, saya kira perlu ada penegakan hukum yang kuat dan konsekuen agar ada efek jeranya. Jangan sampai terjadi lagi di kemudian hari,” tegas Wakil Ketua Umum PAN itu.
BACA JUGA: Kapolda Sumut Copot Kabid Propam Terkait Dugaan Pemerasan Personel
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menunjukkan kayu gelondongan terbawa derasnya banjir di wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumut. Kayu-kayu tersebut tampak mengalir kencang mengikuti arus banjir, memunculkan spekulasi publik mengenai kemungkinan kuat adanya praktik pembalakan liar di daerah hulu.
Fenomena ini menambah sorotan terhadap kerusakan lingkungan dan praktik ilegal yang diduga menjadi salah satu penyebab bencana hidrometeorologi di berbagai daerah. (KSC)
TIM REDAKSI








